Madrid Taklukkan Benfica, Laga Panas Bernuansa Kontroversi

  • 18 Feb 2026 08:40 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Benfica - Real Madrid meraih kemenangan krusial saat bertandang ke markas Benfica pada leg pertama play-off Liga Champions UEFA 2025/2026, Rabu 18 Februari 2026 dini hari WIB.

Bermain di Estadio da Luz, Los Blancos mencuri kemenangan tipis 1-0 dalam laga yang sarat tensi tinggi dan diwarnai dugaan insiden rasisme.

Meski babak pertama berakhir tanpa gol, Madrid tampil lebih meyakinkan dalam mengontrol permainan. Tim asuhan Arbeloa agresif membangun serangan dan mencatat expected goals (xG) sebesar 0,9 jauh meninggalkan tuan rumah yang hanya membukukan 0,16.

Sejumlah peluang emas tercipta. Sepakan Kylian Mbappé dan Arda Güler memaksa kiper Anatoliy Trubin bekerja keras. Sementara itu, Vinícius Júnior juga sempat mengancam, namun tembakannya masih melebar tipis di sisi gawang.

Kebuntuan akhirnya pecah lima menit selepas jeda. Vinicius menunjukkan kelasnya lewat gol indah dari sudut sempit pada menit ke-50. Penyelesaian klinis itu membungkam publik tuan rumah sekaligus menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan.

Namun selebrasi sang winger memicu ketegangan di lapangan. Situasi kian panas ketika Vinicius melaporkan kepada wasit adanya dugaan ujaran rasisme yang dilakukan Gianluca Prestianni. Momen tersebut terekam saat pemain bernomor punggung 25 itu terlihat menutup mulut dengan jersey. Wasit sempat menghentikan laga guna meredakan situasi dan menenangkan kedua kubu.

Atmosfer semakin memuncak jelang akhir pertandingan. Pada menit ke-85, pelatih Benfica, José Mourinho, diganjar kartu merah akibat protes keras dan harus meninggalkan area teknis lebih cepat.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk Madrid tetap bertahan. Hasil ini menjadi modal berharga bagi Los Blancos. Pada leg kedua di Santiago Bernabéu, mereka hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions.

Madrid menang, tetapi sorotan tak hanya tertuju pada skor melainkan juga pada drama dan kontroversi yang menyelimuti malam panas di Lisbon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....