Kue Retak, Jendela Budaya Kuliner Khas Pekanbaru

  • 08 Jul 2024 09:28 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Pekanbaru, ibukota Riau, terkenal dengan berbagai kekayaan budayanya, termasuk kulinernya. Salah satu jajanan tradisional yang tak boleh dilewatkan adalah Kue Retak. Kue ini memiliki tekstur unik yang retak-retak saat digigit, memberikan sensasi rasa yang istimewa.

Kue Retak terbuat dari tepung terigu, gula merah, santan, dan telur. Adonan dicampur dan dimasak di atas tungku kayu bakar, menghasilkan aroma yang khas dan menggoda. Kue ini biasanya disajikan dengan taburan wijen atau kelapa parut.

"Kue retak ini merupakan salah satu kue yang laris disini. Kue ini diproduksi oleh pelaku UMKM yang yang ada di pekanbaru," ujar Dewi, seorang kasir salah satu supermarket yang ada dijalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.

Kue Retak tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki makna budaya yang mendalam. Retakan pada kue melambangkan keretakan dalam kehidupan. Namun, rasa manisnya mengingatkan kita bahwa selalu ada harapan dan kebahagiaan di balik setiap kesulitan.

Kue Retak mudah ditemukan di berbagai pasar tradisional dan toko kue di Pekanbaru. Harganya pun relatif murah, sehingga menjadi camilan yang populer di kalangan masyarakat.

Kue Retak juga dikenal dengan nama Kue Rencong di beberapa daerah di Riau. Kue ini biasanya disajikan saat acara-acara tradisional, seperti pernikahan dan syukuran. Kue Retak adalah salah satu dari 50 jajanan tradisional Indonesia yang masuk dalam daftar Anugerah Pesona Indonesia 2018.

Bagi wisatawan yang ingin mencicipi jajanan tradisional khas Pekanbaru, Kue Retak adalah pilihan yang tepat. Kue ini tidak hanya memuaskan selera, tetapi juga memberikan pengalaman budaya yang tak terlupakan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....