Mengenal Motif Pucuk Rebung Kain Tenun Melayu Riau
- 08 Mei 2024 11:29 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Masyarakat Melayu Riau sangat percaya dengan elemen alam, dimana alam dan tumbuh-tumbuhan mempunyai makna tersendiri sebagai simbol. Salah satunya motif flora yang banyak terdapat pada Songket Melayu Riau adalah motif pucuk rebung yang masih digunakan sampai sekarang.
Motif pucuk rebung memiliki dasar bentuk segitiga sama kaki yang melambangkan suatu kekuatan dalam memegang adat guna mendidik ahlak suatu individu dan rasa saling menghormati antar sesama manusia.
Motif pucuk rebung dipercaya telah ada sejak berabad-abad lalu dan telah menjadi bagian integral dari budaya Melayu Riau. Motif ini banyak ditemukan pada kain tenun songket dan batik Riau, yang sering digunakan dalam berbagai upacara adat dan acara penting.
Pucuk Rebung melambangkan tekad hati dalam mencapai tujuan, keberuntungan, dan harapan. Ini juga mewakili hati dan semangat persatuan yang terbuka di masyarakat Riau. Motif ini diklasifikasikan sebagai motif Melayu, yang mewakili pohon bambu yang tidak mudah roboh, bahkan ketika terkena angin kencang.
Motif ini memiliki makna bahwa hidup seseorang harus berguna sepanjang waktu. Motif ini bercerita bahwa hidup harus mencontoh falsafah bambu, dimana bambu selalu berguna sejak muda (rebung) untuk dimakan, dan saat tua (bambu) sebagai lantai rumah atau bahan bangunan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....