Sebanyak 30 Dokter Muda Mulai Mengabdi di Fasilitas Kesehatan Riau

  • 01 Okt 2026 10:38 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Sebanyak 30 dokter muda peserta Program Internship Dokter Indonesia atau PIDI Angkatan III Tahun 2026 mulai menjalankan tugas pengabdian di Provinsi Riau. Puluhan dokter lulusan berbagai perguruan tinggi tersebut diterima langsung oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto di Pekanbaru, Kamis 1 Oktober 2026.

Para dokter internship akan ditempatkan di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kuantan Singingi selama satu tahun. Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pemerataan tenaga medis di sejumlah fasilitas kesehatan.

SF Hariyanto mengatakan, Pemprov Riau menyambut baik kedatangan para dokter muda tersebut. Ia berharap seluruh peserta dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Provinsi Riau, saya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada 30 dokter internship Angkatan III Tahun 2026 di Provinsi Riau,” kata SF Hariyanto.

Dalam penugasannya, para dokter akan ditempatkan di tiga rumah sakit, yakni RSUD Arifin Achmad atau Ibnu Sina Pekanbaru, RSD Madani Pekanbaru dan RSUD Kuantan Singingi di Teluk Kuantan.

Mereka akan menjalani rotasi tugas antara rumah sakit dan puskesmas dengan periode masing-masing enam bulan. Penempatan di rumah sakit diarahkan untuk memperkuat pengalaman dalam pelayanan klinis dan rujukan, sementara tugas di puskesmas menjadi kesempatan bagi para dokter untuk memperdalam pelayanan kesehatan primer.

Menurut SF Hariyanto, keberadaan dokter internship diharapkan dapat membantu fasilitas kesehatan dalam menangani tingginya kebutuhan pelayanan masyarakat. Selain memperkuat tenaga medis, kehadiran mereka juga diharapkan mampu mengurangi antrean dan mempercepat pelayanan pasien.

“Kehadiran adik-adik dokter internship ini akan sangat membantu memperkuat layanan, mengurangi antrean, dan mempercepat penanganan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan tempat mereka ditugaskan,” ujarnya.

SF Hariyanto juga mengingatkan para dokter muda agar tetap mengedepankan etika profesi selama menjalankan pengabdian. Pelayanan kepada masyarakat, kata dia, harus dilakukan dengan sikap ramah, santun, humanis dan tetap menghormati nilai-nilai budaya masyarakat setempat.

“Berikan pelayanan yang humanis, ramah, dan berkualitas,” ucapnya.

Program Internship Dokter Indonesia sendiri merupakan program pemerintah bagi dokter lulusan baru untuk memantapkan kompetensi melalui pengalaman praktik sebelum memperoleh Surat Tanda Registrasi definitif. Penempatan dokter internship di daerah juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan dan pemerataan tenaga medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....