Pemkab Inhil Dorong Kerukunan lewat Moderasi Beragama

  • 28 Sep 2026 21:00 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Indragiri Hilir — Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) mendorong penguatan kerukunan antarumat beragama melalui sosialisasi Moderasi Beragama yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Inhil, Senin 28 September 2026.

Sosialisasi tersebut dibuka Staf Ahli Bupati Inhil Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Muammar Ghaddafi. Ia menyampaikan apresiasi kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau yang telah menggelar kegiatan tersebut di Kabupaten Inhil.

Menurut Muammar, sosialisasi Moderasi Beragama relevan bagi Inhil yang memiliki masyarakat dengan latar belakang suku dan agama yang beragam. Kondisi tersebut menjadi salah satu kekuatan daerah dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis.

“Di Inhil ada masyarakat dari berbagai suku, seperti Melayu, Banjar, Jawa, Bugis, Batak dan suku lainnya. Begitu juga dengan agama yang dianut masyarakat. Karena keberagaman itu, Inhil dapat diibaratkan sebagai miniatur Indonesia,” ujar Muammar.

Ia mengatakan, kerukunan yang selama ini terjaga merupakan hasil kerja sama antara pemerintah, tokoh agama, lembaga terkait dan masyarakat. Menurutnya, semangat saling menghormati dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah perlu terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Alhamdulillah, selama ini kerukunan masyarakat Inhil dapat terjaga. Ini berkat kerja sama pemuka agama, pemerintah, lembaga terkait dan masyarakat yang mengedepankan musyawarah serta saling menghargai. Kerukunan ini harus kita wariskan kepada generasi penerus,” katanya.

Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Riau, KH Abd. Rahman Qoharuddin, mengatakan pemahaman terhadap perbedaan menjadi salah satu kunci dalam menjaga kerukunan. Menurutnya, ketidaktahuan terhadap sesuatu yang berbeda dapat memicu kesalahpahaman.

“Ada pepatah Arab, *An-nasu a'da'u ma jahalu*, artinya manusia cenderung memusuhi apa yang tidak diketahuinya. Karena ketidaktahuan, kita mudah menyalahkan orang yang berbeda dengan kita. Dengan duduk bersama seperti ini, ketidakpahaman itu bisa kita uraikan,” ujar Rahman.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Inhil dan FKUB Provinsi Riau berharap kerja sama antarumat beragama semakin kuat sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan saling menghormati dalam mendukung pembangunan Kabupaten Inhil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....