Riau Dorong Perluasan Peluang Magang Kerja ke Jepang
- 17 Sep 2026 09:36 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau mendorong penguatan kerja sama dengan Jepang untuk membuka lebih banyak kesempatan magang dan penempatan tenaga kerja asal Riau. Upaya ini diarahkan untuk mempersiapkan generasi muda agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja Jepang.
Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat mengatakan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia perlu dilakukan sejak dini. Salah satunya melalui penguatan kemampuan Bahasa Jepang bagi pelajar di Riau.
"Yang perlu kita siapkan sejak sekarang adalah sumber daya manusia Riau. Anak-anak kita harus dibekali keterampilan dan kemampuan Bahasa Jepang agar ketika ada peluang pendidikan, magang maupun pekerjaan di Jepang, mereka sudah siap," ujar Syahrul, Kamis 17 September 2026.
Menurut Syahrul, pembelajaran Bahasa Jepang dapat mulai diperkenalkan di tingkat SMA dan SMK. Langkah tersebut dinilai dapat mempersingkat proses persiapan bagi siswa yang nantinya ingin mengikuti program magang maupun bekerja di Jepang.
Selain penguatan bahasa, kerja sama juga diarahkan pada pembukaan jalur magang dan penempatan tenaga kerja melalui skema Government to Government atau G2G. Jika skema tersebut belum dapat dilakukan secara langsung, kerja sama antarbisnis atau B2B dapat menjadi alternatif.
Syahrul juga menekankan perlunya penguatan Lembaga Pelatihan Kerja atau LPK di Riau. Dengan fasilitas pelatihan yang memadai, calon tenaga kerja dapat memperoleh keterampilan dan pembekalan tanpa harus pergi ke luar daerah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi mengatakan, kerja sama dengan Jepang dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Riau.
"Diskusi ini diharapkan dapat membuka akses dan peluang yang lebih luas bagi generasi muda serta tenaga kerja Riau untuk memperoleh pengalaman, keterampilan, dan kesempatan kerja di Jepang," kata Syahrial Abdi, Rabu, 16 September 2026.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Riau, Ronni Rakhmat, menyebut kebutuhan tenaga kerja di Jepang yang meningkat menjadi salah satu peluang yang perlu dimanfaatkan. Ia mengatakan, pihaknya mendukung upaya memperbanyak kesempatan magang bagi anak-anak Riau.
Ronni menjelaskan, selama ini siswa yang ingin mengikuti magang ke Jepang umumnya harus menjalani pelatihan Bahasa Jepang setelah menyelesaikan pendidikan SMK. Ia menilai pembelajaran bahasa dapat dimulai sejak masih bersekolah agar proses persiapan menjadi lebih efisien.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemprov Riau akan melakukan pembahasan bersama Dinas Pendidikan, Kedutaan Besar Jepang dan LPK. Salah satu opsi yang akan dikaji adalah memasukkan pembelajaran Bahasa Jepang melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun pembelajaran daring yang dapat menjangkau SMK di 12 kabupaten dan kota di Riau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....