Kabut Asap Siak Dipengaruhi Asap Lintas Wilayah

  • 15 Sep 2026 20:43 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Siak - Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Siak, Riau. Kondisi tersebut membuat kualitas udara berada pada kategori sangat tidak sehat. Namun, Manggala Agni memastikan keberadaan asap tidak selalu menandakan adanya kebakaran besar di wilayah Siak.

Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Sumatera VI Siak, Ihsan Abdillah, menjelaskan kondisi atmosfer saat ini memungkinkan asap dari wilayah selatan Sumatera terbawa angin menuju bagian utara, termasuk Kabupaten Siak.

“Juni hingga Desember arah angin bergerak dari selatan ke utara. Otomatis kebakaran dari daerah selatan asapnya ke Kabupaten Siak dan ini bisa kita lihat melalui ASMC,” ujar Ihsan, Selasa 15 September 2026.

Menurut Ihsan, pola serupa juga terlihat di sejumlah wilayah Riau yang berada di bagian selatan. Meski tidak ditemukan kebakaran besar, wilayah tersebut tetap dapat mengalami penurunan jarak pandang akibat asap yang terbawa angin.

Ia menegaskan, lokasi munculnya kabut asap tidak dapat langsung dijadikan dasar untuk menentukan sumber kebakaran. Untuk memastikan asal asap, diperlukan analisis terhadap sejumlah indikator, mulai dari titik panas, luasan kebakaran, citra satelit, arah angin hingga kondisi atmosfer.

“Karhutla merupakan persoalan lintas wilayah. Asap karhutla bergerak mengikuti dinamika atmosfer,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan pembaruan Informasi Indeks Standar Pencemar Udara atau ISPU yang dirilis Dinas Kominfo Siak, kualitas udara di Kabupaten Siak saat ini berada dalam kategori sangat tidak sehat. Kondisi ini mulai dirasakan masyarakat sejak Senin dan turut memengaruhi aktivitas sehari-hari.

Dampak kabut asap juga dirasakan sektor pendidikan. Hingga Selasa, kegiatan belajar bagi anak-anak jenjang PAUD dan TK di Kabupaten Siak masih diliburkan sebagai upaya mengurangi risiko paparan udara tercemar dan melindungi kesehatan peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....