Kualitas Udara Buruk, Siswa Pelalawan Belajar Daring Hari Ini

  • 15 Sep 2026 17:04 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pelalawan - Kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap membuat seluruh siswa jenjang TK hingga SMP di Kabupaten Pelalawan harus kembali belajar dari rumah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pelalawan memutuskan menerapkan pembelajaran daring pada Selasa 15 September 2026 setelah kondisi udara berada pada kategori sangat tidak sehat.

Plt Kepala Disdikbud Pelalawan Leo Nardo mengatakan, kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh sekolah. Siswa yang sudah terlanjur datang ke sekolah diminta segera kembali ke rumah dan mengikuti pembelajaran melalui sistem jarak jauh.

“Hari ini kita putuskan semua sekolah belajar daring. Peserta didik yang sudah sempat masuk, dipulangkan ke rumah masing-masing,” kata Leo Nardo .

Menurut Leo, keputusan tersebut diambil berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara atau ISPU. Surat edaran yang sebelumnya diterbitkan bersifat tentatif, sehingga pelaksanaan pembelajaran tatap muka dapat disesuaikan dengan perkembangan kualitas udara.

Disdikbud Pelalawan kemudian berkoordinasi dengan seluruh Koordinator Wilayah pendidikan di kecamatan. Sekolah diminta tidak memaksakan pembelajaran tatap muka ketika kondisi udara membahayakan kesehatan peserta didik.

Leo menegaskan, perlindungan kesehatan siswa menjadi pertimbangan utama. Paparan kabut asap yang semakin tebal dikhawatirkan meningkatkan risiko gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA.

“Melalui komunikasi, akhirnya ditetapkan bahwa siswa menjalani pembelajaran jarak jauh. Jangan ada sekolah yang menahan murid lebih lama di sekolah,” ujarnya.

Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ tersebut mengacu pada edaran kementerian yang memungkinkan sekolah mengganti pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring ketika kualitas udara berada pada kategori sangat tidak sehat.

Namun, sejumlah sekolah tetap membagikan Makan Bergizi Gratis atau MBG sebelum siswa dipulangkan. Langkah ini dilakukan agar siswa maupun orang tua tidak perlu kembali ke sekolah hanya untuk mengambil makanan yang menjadi hak peserta didik.

Dengan penerapan pembelajaran daring, Disdikbud Pelalawan berharap kegiatan pendidikan tetap berjalan tanpa mengorbankan kesehatan siswa selama kondisi udara belum membaik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....