Hari Pramuka Kota Pekanbaru Jadi Momentum Perkuat Karakter
- 13 Sep 2026 00:01 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru — Pemerintah Kota Pekanbaru menggelar apel peringatan Hari Pramuka ke-65 di GOR Gelanggang Remaja, Sabtu 12 September 2026, sebagai momentum memperkuat karakter dan semangat pengabdian generasi muda.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, Sulastri Agung, mengatakan peringatan Hari Pramuka tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk merayakan semangat, perjuangan, persaudaraan, sekaligus menyiapkan masa depan bangsa.
“Bukan sekadar untuk memperingati Hari Pramuka. Hari ini kita merayakan semangat, merayakan perjuangan, merayakan persaudaraan, dan menyiapkan masa depan bangsa,” ujar Sulastri.
Ia menegaskan, kegiatan Pramuka tidak hanya berkaitan dengan seragam, upacara maupun kegiatan berkemah. Menurutnya, Pramuka merupakan wadah untuk membentuk karakter, keberanian, kepedulian, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Pramuka bukan hanya tentang seragam, bukan hanya tentang upacara, bukan hanya tentang berkemah. Pramuka adalah karakter, tentang keberanian, kepedulian, dan pengabdian. Seorang Pramuka tidak akan pernah bertanya apa yang bisa saya dapatkan, tetapi akan bertanya apa yang bisa saya berikan,” katanya.
Sulastri juga mengingatkan para anggota Pramuka untuk mempersiapkan diri sebagai generasi penerus bangsa. Ia menyebut, di masa mendatang para anggota Pramuka dapat mengambil berbagai peran, mulai dari pemimpin daerah, guru, dokter, pengusaha, TNI, Polri, birokrat, hingga pemimpin bangsa.
“Jangan takut bermimpi besar, jangan takut mencoba, jangan takut gagal, karena kegagalan bukan alasan untuk berhenti. Bangkit ketika jatuh, belajar ketika salah, dan ketika diberi tanggung jawab mampu menjalankannya. Terus melangkah ketika menghadapi tantangan,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan perjalanan 65 tahun Gerakan Pramuka telah memberikan kontribusi dalam membentuk generasi yang beriman, berkarakter, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan cinta tanah air.
Menurut Agung, atribut yang dikenakan anggota Pramuka juga memiliki makna penting. Seragam cokelat dan setangan leher merah putih bukan sekadar pakaian atau pelengkap, tetapi mencerminkan kehormatan, kedisiplinan, persaudaraan, serta tanggung jawab kepada bangsa dan negara.
“Tri Satya adalah janji yang kita ucapkan, sedangkan Dasa Darma adalah sikap yang harus kita tunjukkan. Karena itu, Hari Pramuka tidak boleh berhenti menjadi kegiatan seremonial. Hari Pramuka harus menjadi momentum untuk memperkuat tekad, meningkatkan kemampuan, dan melahirkan banyak prestasi,” kata Agung.
Ia berharap momentum Hari Pramuka ke-65 dapat semakin mendorong seluruh anggota Pramuka di Kota Pekanbaru untuk meningkatkan kemampuan, menjaga nilai-nilai kepramukaan, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....