Tim KOIN MAS 2026 Nilai Inovasi Pemanfaatan BMN Pekanbaru
- 10 Sep 2026 17:44 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tim penilai Kompetensi Inovasi Manajer Aset (KOIN MAS) Tahun 2026 melakukan verifikasi lapangan terhadap program Madani Trade Center yang diusulkan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru.
Kepala Subdirektorat Pengelolaan Kekayaan Negara I Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Benediktus Margiadi, selaku juri KOIN MAS 2026, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan dengan membandingkan rencana dalam proposal dengan implementasi program di lapangan.
“Kami melakukan penilaian terhadap before dan after dari proyek yang diajukan. Kami ingin melihat bagaimana pelaksanaan program serta manfaat yang dihasilkan setelah berjalan,” jelas Benediktus pada Kamis 10 September 2026.
Ia menyampaikan bahwa beberapa indikator yang menjadi perhatian dalam proses penilaian meliputi manfaat ekonomi, manfaat sosial, tingkat inovasi, serta kontribusi program terhadap masyarakat sekitar.
Menurut Benediktus, pemanfaatan BMN milik LPP RRI Pekanbaru melalui Madani Trade Center memiliki nilai strategis karena menerapkan konsep kerja sama pemanfaatan aset dalam jangka panjang.
“Proyek ini menarik karena menggunakan skema jangka panjang. Ketika aset dimanfaatkan secara berkelanjutan, manfaat ekonomi dan sosial yang dihasilkan juga semakin besar,” ujarnya.
Benediktus menilai pola pemanfaatan aset seperti yang dilakukan di Pekanbaru memiliki peluang untuk diterapkan di lokasi lain dengan karakteristik yang sesuai.
“Ini dapat menjadi contoh bagi kantor maupun daerah lain agar aset yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan nilai tambah yang lebih luas,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....