KPKNL Pekanbaru Masuk Lima Besar KOIN MAS 2026 lewat Pemanfaat Aset RRI Pekanbaru

  • 10 Sep 2026 17:43 WIB
  •  Pekanbaru

RRI. CO.ID, Pekanbaru - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru berhasil masuk dalam lima besar Kompetensi Inovasi Manajer Aset (KOIN MAS) Tahun 2026 melalui inovasi pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) dalam pengembangan Madani Trade Center.

Program tersebut menjadi salah satu inovasi pengelolaan aset negara melalui kerja sama pemanfaatan BMN milik Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Pekanbaru oleh PT Ibu Dima. Tim penilai KOIN MAS 2026 melakukan verifikasi faktual untuk memastikan kesesuaian antara proposal yang diajukan dengan pelaksanaan program di lapangan.

Kepala KPKNL Pekanbaru, Moh. Arif Rochman, mengatakan verifikasi dilakukan untuk melihat kondisi sebelum dan setelah pemanfaatan aset, termasuk dampak yang dihasilkan dari sisi sosial maupun ekonomi.

“Tim penilai ingin memastikan apakah proyek yang kami ajukan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, termasuk melihat manfaat yang muncul setelah aset dimanfaatkan,” ujar Arif pada Kamis 10 September 2026.

Menurutnya, Madani Trade Center menjadi salah satu bentuk optimalisasi BMN dengan mengubah pola pemanfaatan aset dari sebelumnya bersifat jangka pendek menjadi pemanfaatan jangka panjang selama 10 tahun.

Arif berharap inovasi tersebut dapat menjadi contoh bagi pengelolaan aset negara lainnya, khususnya aset-aset milik LPP RRI di berbagai daerah agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar.

“Harapannya, apabila program ini berjalan dengan baik, dapat menjadi referensi untuk pemanfaatan aset lainnya secara lebih optimal dan berkelanjutan,” katanya.

KPKNL Pekanbaru selanjutnya berharap dapat melanjutkan tahapan penilaian menuju tiga besar KOIN MAS 2026. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi antara KPKNL Pekanbaru, LPP RRI Pekanbaru, mitra pemanfaat aset, serta dukungan berbagai pihak terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....