Riau Waspada Hujan Lebat dan Petir
- 08 Sep 2026 10:04 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru — Masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Riau diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada Selasa 8 September 2026. Kondisi cuaca tersebut diprakirakan terjadi terutama pada waktu dini hari.
Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Mari Frystine, menyebut enam wilayah yang berpotensi mengalami cuaca signifikan, yakni Rokan Hulu, Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Kampar, dan Siak. Masyarakat di wilayah tersebut diminta memperhatikan perkembangan cuaca, khususnya saat beraktivitas pada malam hingga dini hari.
| Baca juga: Karhutla Riau Capai 18.582 Hektare |
"Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah tersebut terutama pada dini hari," ujar Mari Frystine dalam informasi prakiraan cuaca Riau, Selasa 8 September 2026.
Selain wilayah yang masuk peringatan dini, hujan ringan hingga sedang juga berpeluang terjadi di Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Pekanbaru. Sementara pagi hingga sore hari, kondisi cuaca Riau secara umum diprakirakan kabur hingga berawan, dengan peluang hujan ringan di sebagian wilayah Bengkalis.
Pada malam hari, hujan ringan berpotensi terjadi di Rokan Hulu dan Rokan Hilir. Suhu udara Riau diprakirakan berkisar 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 50 hingga 100 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam, sedangkan tinggi gelombang di perairan Riau berkisar 0,5 hingga 1,25 meter.
Di tengah peluang hujan tersebut, pemantauan BMKG juga mencatat masih tingginya aktivitas titik panas di Riau. Hingga pukul 23.00 WIB, terdeteksi 170 hotspot, dengan konsentrasi terbesar berada di Indragiri Hulu sebanyak 135 titik. Selanjutnya Bengkalis 42 titik dan Dumai 23 titik, disusul sejumlah wilayah lainnya.
Secara regional, jumlah hotspot di Sumatera mencapai 2.121 titik. Sumatera Selatan menjadi penyumbang terbesar dengan 1.218 titik, kemudian Jambi 212 titik dan Bangka Belitung 164 titik. Kondisi ini membuat potensi hujan menjadi perhatian, terutama dalam kaitannya dengan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....