Kafilah Riau Siap Berlaga di MTQ Nasional

  • 08 Sep 2026 10:05 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Sebanyak 56 kafilah terbaik Provinsi Riau resmi dilepas untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Pelepasan berlangsung di Hotel Mutiara Merdeka, Senin 7 September 2026, sekaligus menjadi tahap akhir persiapan sebelum para peserta bertolak ke arena perlombaan.

Kafilah Riau dipersiapkan untuk mengikuti seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan. Formasi lengkap tersebut diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi Riau dalam mendulang prestasi, setelah para peserta menjalani rangkaian seleksi, pembinaan hingga Training Center.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan para peserta yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi dan pembinaan yang telah dilakukan secara bertahap. Ia meminta seluruh kafilah memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memberikan penampilan terbaik.

"Sebanyak 56 orang yang kita berangkatkan ini merupakan putra-putri terbaik Riau yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan. Dengan mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan, kita memiliki peluang yang lebih besar untuk meraih prestasi terbaik," ujar Syahrial.

Selain mengejar prestasi, Syahrial mengingatkan kafilah agar tetap menjaga nama baik daerah selama berada di Semarang. Menurutnya, setiap peserta membawa nama Provinsi Riau sehingga sikap dan perilaku selama mengikuti MTQ juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.

Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, menjelaskan proses pembentukan kafilah diawali dari MTQ tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi. Peserta terbaik dari ajang tersebut kemudian diseleksi dan mendapatkan pembinaan untuk dipersiapkan menghadapi kompetisi tingkat nasional.

"Kita mengikuti seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan pada MTQ Nasional tahun ini. Dengan formasi yang lengkap, kita berharap peluang untuk meraih prestasi terbaik semakin terbuka," kata Zulkifli.

Zulkifli menambahkan, pembinaan yang diberikan tidak hanya menyasar kemampuan teknis dalam setiap cabang lomba. Kesiapan mental, kepercayaan diri dan kekompakan juga menjadi perhatian agar para kafilah mampu tampil maksimal ketika berhadapan dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....