Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Dikebut, Target Rampung Desember

  • 04 Sep 2026 13:51 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mempercepat pelebaran Jalan Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru, sebagai bagian dari upaya mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Simpang SKA. Saat ini, proses awal pekerjaan dilakukan dengan pemindahan sejumlah pohon yang berada di sekitar ruas jalan tersebut.

Pemindahan pohon dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru untuk kemudian ditanam kembali di kawasan Tenayan. Setelah proses tersebut selesai, pekerjaan fisik pelebaran jalan akan segera dilaksanakan oleh Dinas PUPR-PKPP Riau.

Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan pelebaran jalan akan dilakukan setelah seluruh proses pemindahan pohon rampung.

"Saat ini, DLHK Kota Pekanbaru tengah melakukan pembongkaran pohon, yang nanti akan ditanam lagi di Tenayan. Kalau sudah selesai, baru kita kerja untuk pelebaran," katanya, Kamis 3 September 2026.

Pelebaran ruas jalan, khususnya di sekitar Rumah Sakit Hermina, nantinya membuat kapasitas jalan menjadi lebih besar. Setiap jalur akan memiliki lebar 14 meter dengan empat lajur, sehingga secara keseluruhan tersedia dua jalur untuk mendukung kelancaran arus kendaraan.

"Untuk spesifikasi pelebaran, nantinya akan menjadi 14 meter dikali dua jalur. Dengan masing-masing empat lajur," ungkap Zulfahmi.

Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026. Pemerintah Provinsi Riau juga menargetkan rekayasa lalu lintas berupa penutupan traffic light di Simpang SKA dapat diberlakukan sebelum memasuki tahun 2027.

"Target kita Desember sebelum akhir tahun sudah selesai. Jadi sebelum masuk tahun 2027, sudah diberlakukan penutupan Simpang SKA," ujarnya.

Menurut Zulfahmi, pelebaran jalan sekaligus rekayasa arus lalu lintas menjadi langkah penting untuk mengatasi antrean kendaraan di kawasan Simpang SKA, khususnya pada jam sibuk dan akhir pekan. Kepadatan di persimpangan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Tuanku Tambusai selama ini menjadi salah satu keluhan masyarakat.

"Karena ini sudah menjadi atensi pimpinan agar kita harus gerak cepat. Sebab di saat jam-jam sibuk, persimpangan tersebut seringkali terjadi antrean panjang hingga macet, terutama saat akhir pekan, dan ini sering dikeluhkan warga," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....