Hadapi Kemarau, Pemkab Inhil Rencanakan Salat Istisqa

  • 31 Agt 2026 18:42 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Indragiri Hilir — Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan melaksanakan Salat Istisqa sebagai ikhtiar bersama untuk menghadapi kemarau panjang, meningkatnya kabut asap, serta masih ditemukannya sejumlah titik api di wilayah Kabupaten Inhil.

Salat Istisqa atau salat memohon hujan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa 1 September 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Kegiatan dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia Nomor 1, Tembilahan.

Keputusan pelaksanaan Salat Istisqa disepakati dalam rapat persiapan yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Inhil, Senin 31 Agustus 2026.

Rapat dipimpin Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muammar Gaddafi. Hadir dalam rapat tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Muammar Gaddafi mengatakan, Salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama di tengah kondisi kemarau panjang yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta memperburuk kondisi kabut asap.

“Kemarau yang cukup panjang, masih ditemukannya titik api, dan kondisi kabut asap tentu menjadi perhatian kita bersama. Di samping penanganan yang terus dilakukan di lapangan, kita juga berikhtiar secara batin melalui doa dengan melaksanakan Salat Istisqa,” ujar Muammar.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Salat Istisqa tidak hanya diperuntukkan bagi jajaran pemerintah dan instansi terkait, tetapi juga terbuka untuk seluruh masyarakat Kabupaten Inhil.

“Kami mengajak seluruh masyarakat yang memiliki kesempatan untuk hadir dan melaksanakan Salat Istisqa bersama. Mari kita memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan, sehingga kemarau panjang dapat berakhir dan kabut asap berangsur berkurang,” katanya.

Menurut Muammar, dukungan seluruh pihak diperlukan agar pelaksanaan Salat Istisqa dapat berjalan lancar. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi bentuk ikhtiar lahir dan batin dalam menghadapi kondisi kemarau dan kabut asap yang terjadi saat ini.

Masyarakat yang mengikuti kegiatan diimbau membawa perlengkapan salat masing-masing serta menjaga ketertiban selama pelaksanaan berlangsung.

Melalui pelaksanaan Salat Istisqa, Pemkab Inhil berharap hujan segera turun sehingga dapat membantu mengakhiri kemarau, mengurangi kabut asap, sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan yang masih menjadi perhatian.

“Ini merupakan ikhtiar kita bersama. Pemerintah tetap menjalankan langkah-langkah penanganan sesuai kewenangan. Melalui Salat Istisqa ini, kita bersama-sama mengetuk pintu langit dan memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Indragiri Hilir segera diberikan hujan serta kondisi kembali membaik,” pungkas Muammar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....