UNRI Dorong Ekonomi Warga Sialang Pasung

  • 24 Agt 2026 11:38 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Kepulauan Meranti – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Riau (UNRI) mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu 23 Agustus 2026, melalui inovasi olahan hasil laut berupa ekkado ikan dan keripik udang rebon atau udang pepai.

Ketua Tim Pengabdian UNRI, Dr. Sumarto, S.Pi., M.Si., mengatakan Desa Sialang Pasung memiliki potensi perikanan yang cukup besar, namun pemanfaatannya masih perlu ditingkatkan agar memberikan nilai ekonomi lebih bagi masyarakat.

“Nilai ekonomi dari kedua produk ini sangat tinggi. Program ini mendapat dukungan pemerintah desa melalui BUMDes dan KUB. Kami juga mendampingi pengurusan legalitas seperti NIB dan PIRT agar produk warga memiliki daya saing dan dapat dipasarkan lebih luas,” ujar Sumarto.

Ia menjelaskan, ekkado dibuat dengan memanfaatkan ikan laut seperti tenggiri, sementara udang rebon diolah menjadi keripik yang memiliki peluang pasar sebagai produk camilan. Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif usaha bagi masyarakat sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil perikanan lokal.

Antusiasme juga ditunjukkan masyarakat Desa Sialang Pasung. Salah seorang warga, Sinta, mengaku mendapatkan pengetahuan baru sekaligus motivasi untuk mengembangkan olahan udang pepai menjadi usaha bersama.

“Alhamdulillah, kami mendapat banyak ilmu dan motivasi. Pembuatannya mudah dan bahan-bahannya juga gampang dicari. Ke depan, kami berencana membentuk kelompok usaha bersama agar produk ini bisa terus diproduksi dan menambah penghasilan keluarga,” ungkap Sinta.

Kegiatan tersebut turut melibatkan mahasiswa UNRI, salah satunya Putra Sutrisman Zibua dari Jurusan Teknologi Hasil Perikanan. Ia menilai semangat masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, menjadi modal penting dalam pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

“Pembelajaran paling berharga bagi kami adalah masyarakat di mana pun berhak mendapatkan akses ilmu pengetahuan. Tugas akademisi adalah menyalurkan ilmu dari perguruan tinggi secara langsung agar memberikan dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat pesisir,” kata Putra.

Melalui kolaborasi antara UNRI, pemerintah desa, BUMDes, KUB, mahasiswa dan masyarakat, program tersebut diharapkan mampu mendorong tumbuhnya UMKM pengolahan hasil perikanan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat perekonomian warga di Kepulauan Meranti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....