BPBD Riau Larang Drone Terbang di Area Water Bombing Karhutla

  • 23 Agt 2026 18:06 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau meminta masyarakat tidak menerbangkan drone di sekitar lokasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Larangan ini diberlakukan untuk menjaga keamanan operasi udara, khususnya saat helikopter water bombing tengah melakukan pemadaman.

Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal mengatakan, imbauan tersebut disampaikan setelah adanya drone milik warga yang terbang di sekitar lokasi operasi pemadaman di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Sabtu 22 Agustus 2026. Keberadaan drone dinilai dapat mengganggu ruang gerak helikopter yang sedang menjalankan misi.

“Tim sedang melakukan pemadaman di Tapung, namun ada masyarakat sipil yang menerbangkan drone di lokasi yang berdekatan dengan titik pemadaman,” ujar Edy.

Menurut Edy, penerbangan drone secara sembarangan di kawasan operasi udara dapat menimbulkan risiko serius. Drone berpotensi bertabrakan dengan helikopter, terlebih ketika pesawat sedang bermanuver untuk mengambil posisi sebelum menjatuhkan air ke titik api.

Tidak hanya ancaman tabrakan, penggunaan drone juga berpotensi mengganggu sistem komunikasi maupun navigasi pesawat. Kondisi tersebut dapat membuat pilot kesulitan melakukan manuver, sekaligus mengurangi konsentrasi ketika menjalankan proses water bombing.

Gangguan terhadap operasi udara dikhawatirkan membuat proses pemadaman menjadi tidak maksimal. Jika manuver helikopter harus terganggu atau dihentikan akibat adanya drone, penanganan titik api dapat terlambat dan kebakaran berpotensi meluas.

Karena itu, BPBD Riau meminta masyarakat ikut menjaga keamanan selama operasi karhutla berlangsung dengan tidak menerbangkan drone di sekitar lokasi pemadaman.

“Mari bersama-sama mendukung kelancaran operasi water bombing dan menjaga keselamatan seluruh personel di lapangan,” tegas Edy.

Ia menekankan dukungan masyarakat menjadi bagian penting agar operasi udara dapat berjalan aman dan upaya pemadaman karhutla di Riau berlangsung lebih efektif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....