Dua Paskibraka Riau Siap Jadi Penggerak Nilai Pancasila

  • 23 Agt 2026 15:34 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional telah dituntaskan. Namun, bagi dua wakil Riau, pengalaman tersebut bukan sekadar catatan perjalanan selama menjalankan tugas kenegaraan. Ada tanggung jawab baru yang mereka bawa pulang, yakni menyebarkan semangat Pancasila kepada masyarakat, terutama generasi muda.

Dua Paskibraka Nasional tersebut adalah Rizqy Aditya Siregar dari Kabupaten Siak dan Arifa Rahma Maulydha dari Kabupaten Indragiri Hilir. Keduanya kini diharapkan mampu menjadi contoh bagi lingkungan sekitar sekaligus menjalankan peran sebagai Duta Pancasila setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di tingkat nasional.

Rizqy menilai pembekalan yang diperolehnya selama mengikuti pendidikan dan pelatihan di tingkat nasional harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Menurutnya, nilai Pancasila tidak cukup hanya dipahami, tetapi perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mengemban amanah sebagai Paskibraka Nasional, menjadikan kami setelah pulang ini sebagai Duta Pancasila. Pemahaman yang telah diberikan kepada kami saat pemusatan diklat tentu harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rizqy di VIP Lancang Kuning Pekanbaru, Sabtu 22 Agustus 2026.

Menurut Rizqy, tantangan generasi muda semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Karena itu, anak muda perlu saling mengingatkan agar tidak mudah terpengaruh hal-hal yang dapat mengikis rasa persatuan. Terlebih Riau dikenal sebagai daerah yang dihuni masyarakat dengan beragam suku, agama dan latar belakang.

“Perbedaan jangan pernah menjadi alasan untuk terpecah, tapi harus dapat menjadi kekayaan yang memperkuat persaudaraan. Sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Sementara itu, Arifa Rahma Maulydha menegaskan berakhirnya tugas Paskibraka di Jakarta justru menjadi awal pengabdian berikutnya. Ia bersama rekan-rekannya memiliki kewajiban untuk mengamalkan sekaligus mengenalkan nilai Pancasila kepada generasi muda di daerah masing-masing.

“Sebetulnya tugas kami tidak selesai sampai penurunan bendera saja. Perjuangan sesungguhnya tentu baru dimulai saat ini, karena kami harus mampu menerapkan dan mengedukasi nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda di daerah,” ujar Arifa. Ia ingin menyampaikan nilai kebangsaan melalui cara yang dekat dengan kehidupan anak muda, seperti membangun toleransi, menghargai perbedaan pendapat, bijak bermedia sosial dan peduli terhadap lingkungan. Baginya, Pancasila akan semakin kuat jika tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, tetapi diwujudkan melalui perilaku sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....