Pacu Jalur Didorong Jadi Penggerak Ekonomi
- 20 Agt 2026 08:18 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID,Teluk Kuantan – Pemerintah Provinsi Riau mendorong Festival Pacu Jalur di Kabupaten Kuantan Singingi tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga mampu menggerakkan pariwisata dan perekonomian masyarakat. Upaya tersebut dinilai perlu ditopang konektivitas yang semakin baik serta kelestarian Sungai Kuantan.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan peningkatan akses menuju Kuantan Singingi menjadi salah satu faktor penting untuk mengembangkan potensi wisata Pacu Jalur. Hal itu disampaikannya saat membuka rangkaian Festival Pacu Jalur di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Rabu 19 Agustus 2026.
Menurutnya, dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk perbaikan jalan nasional menuju Kuantan Singingi menjadi langkah penting dalam memperkuat aksesibilitas daerah.
“Untuk itu, akses menuju Kuantan Singingi juga harus semakin baik. Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk perbaikan jalan nasional menuju Kuantan Singingi,” ujar SF Hariyanto.
Pemprov Riau juga terus memperjuangkan pembangunan feeder yang dapat menghubungkan Kuantan Singingi dengan trase Jalan Tol Trans Sumatera. Rencana tersebut telah diusulkan bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat untuk membuka akses yang lebih mudah dari kedua provinsi.
SF Hariyanto menilai konektivitas yang semakin kuat akan memberikan dampak berantai terhadap perkembangan daerah, mulai dari sektor pariwisata, distribusi barang, investasi hingga peningkatan ekonomi masyarakat.
“Karena kalau konektivitas semakin baik, pariwisata bergerak, distribusi semakin lancar, investasi terbuka, dan ekonomi masyarakat ikut tumbuh,” katanya.
Di sisi lain, ia mengingatkan pengembangan Pacu Jalur harus berjalan seiring dengan upaya menjaga Sungai Kuantan. Sungai tersebut merupakan lokasi utama perlombaan sekaligus bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.
“Kita tidak mungkin berbicara tentang masa depan Pacu Jalur tanpa menjaga masa depan Sungai Kuantan. Sungai ini adalah gelanggang Pacu Jalur dan bagian dari kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
SF Hariyanto turut mengapresiasi jajaran kepolisian, TNI, pemerintah daerah dan masyarakat yang bersama-sama melakukan penertiban aktivitas pertambangan tanpa izin serta menjaga kebersihan Sungai Kuantan. Ia menegaskan pelestarian sungai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat.
“Jangan sampai Pacu Jalurnya kita banggakan, tetapi sungai tempat tradisi ini lahir justru kita biarkan rusak,” ujarnya.
Dengan dukungan infrastruktur dan lingkungan sungai yang terjaga, Pemprov Riau berharap Pacu Jalur semakin berkembang sebagai daya tarik wisata sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat Kuantan Singingi dan ikon budaya Riau yang dikenal hingga mancanegara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....