Kabut Asap Menyelimuti Pekanbaru, Jarak Pandang Turun Satu Kilometer
- 18 Agt 2026 11:34 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru — Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah Kota Pekanbaru pada Selasa 18 Agustus 2026 pagi. Kondisi tersebut mulai terasa sejak pagi dan semakin pekat sekitar pukul 09.00 WIB, membuat udara terasa kurang segar dan jarak pandang menurun.
Salah seorang warga, Putra mengaku cukup terkejut dengan kondisi asap yang terlihat pekat, terutama di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga arah MTQ.
“Untuk hari ini sudah sekitar jam 9 lewat, asap sangat pekat di Kota Pekanbaru. Terutama di Jalan Sudirman, di arah MTQ ke atas. Asap nampak sekali dan terasa juga udara sedikit tidak segar akibat asap,” ujar Putra.
Putra mengatakan, kondisi asap pagi ini berbeda dibandingkan sebelumnya. Ia bahkan mengaku belum menggunakan masker karena tidak menyangka asap akan terlihat sepekat itu.
“Karena tidak tahu, sebelumnya kan belum pernah sepekat ini asap. Hari ini nampak sekali asapnya sepekat, mungkin nanti akan pakai masker,” katanya.
Sementara itu, Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Sanya membenarkan adanya kekaburan udara di Kota Pekanbaru. Kondisi tersebut telah terdeteksi sejak pukul 07.00 WIB, sedangkan fenomena asap mulai terpantau sekitar pukul 08.30 hingga 09.30 WIB.
“Untuk kekaburan udara memang sudah terdeteksi dari pukul 7 pagi, namun untuk fenomena asap itu baru terdeteksi pada pukul 8.30 hingga pukul 9.30. Itu jarak pandang menurun hingga 1 kilometer,” ujar forecaster BMKG.
BMKG juga mencatat sebanyak 75 titik panas atau hotspot terdeteksi di Provinsi Riau pada hari ini. Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, mencapai 38 titik.
Berdasarkan trajektori citra satelit yang dipantau BMKG pada Senin sore, terdapat kejadian kebakaran di wilayah selatan Kota Pekanbaru. Arah angin dari tenggara hingga selatan bergerak menuju barat laut hingga utara, sehingga massa udara dari wilayah selatan berpotensi bergerak menuju Pekanbaru.
Kondisi ini membuat kabut asap kembali menjadi perhatian warga Pekanbaru. BMKG mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran, terutama karena kondisi curah hujan saat ini masih rendah.
Masyarakat juga diminta tidak meninggalkan api di lahan yang mudah terbakar tanpa pengawasan untuk mencegah kebakaran meluas dan menambah buruk kondisi udara di Pekanbaru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....