LPP BAIK Kampar Perkuat Pelestarian Adat

  • 17 Agt 2026 09:30 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Kampar – Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Budaya Adat Istiadat Kampar (LPP BAIK) kembali menggelar pelatihan adat bertema Bakampuong dan Ma’antau Anak Kemenakan sebagai upaya memperkuat pelestarian nilai adat dan budaya di Kabupaten Kampar.

Kegiatan yang diketuai Usman Efendi, S.E., tersebut berlangsung di Gedung Aula Sialang Salo selama dua hari. Materi Bakampuong disampaikan Datuk Syahrul pada hari petama, Sabtu 15 Agustus 2026, sedangkan materi Ma’antau Anak Kemenakan dibawakan Datuk Erman pada Ahad 16 Agustus 2026.

Pelatihan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami nilai-nilai adat dan budaya Basiacuong. Peserta juga diajak mengenal makna Bakampuong dan Ma’antau Anak Kemenakan yang tidak hanya berkaitan dengan tradisi, tetapi juga mengandung nilai tanggung jawab dan kepedulian terhadap keluarga serta anak kemenakan.

Pemangku Adat Kenegerian Salo Bayang-Bayang, Datuk Pandak, Datuk Erman, berharap pelatihan adat dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar nilai-nilai adat, sopan santun dan budaya Basiacuong tetap hidup serta diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Pelestarian budaya bukan hanya mempertahankan tradisi masa lalu, tetapi bagaimana nilai-nilai adat dapat menjadi pedoman dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus memperkuat jati diri masyarakat Kabupaten Kampar,” ujar Erman.

Ia menambahkan, kegiatan Ma’antau Anak Kemenakan diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya peran keluarga dalam membimbing dan memperhatikan perkembangan anak kemenakan.

“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap semangat melestarikan adat dan budaya Kampar semakin tumbuh di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....