Menjelang HUT RI, Penjualan Bendera Tak Seragam

  • 16 Agt 2026 17:41 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menjelang berakhirnya masa penjualan bendera dan pernak-pernik kemerdekaan menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, pedagang musiman di Kota Pekanbaru merasakan kondisi yang berbeda-beda. Sebagian mengeluhkan sepinya pembeli dan minimnya keuntungan, sementara pedagang lainnya justru mampu meraup omzet hingga belasan juta rupiah.

Salah seorang pedagang bendera di Jalan Sudirman, Yusnizar, mengaku penjualan hingga hari terakhir belum sesuai dengan harapan. Ia menyebut kondisi tersebut berbeda jauh dibandingkan penjualan pada tahun sebelumnya.

"Kalau tahun ini memang sepi. Sehari paling dapat Rp200 ribu sampai Rp400 ribu. Kalau dibandingkan tahun kemarin, keuntungannya bisa berlipat ganda," ujar Yusnizar Minggu 16 Agustus 2026.

Menurutnya, minimnya pembeli menjadi kendala utama selama berjualan. Padahal, momentum peringatan kemerdekaan biasanya menjadi kesempatan bagi pedagang musiman untuk meningkatkan pendapatan melalui penjualan bendera dan berbagai atribut merah putih.

"Harapannya sebenarnya ramai seperti tahun lalu. Tapi sampai hari terakhir ini pembelinya masih sedikit, jadi keuntungan juga tidak ada," katanya.

Sementara itu, kondisi berbeda dirasakan pedagang lainnya, Masrul. Ia mengaku penjualan bendera dan berbagai pernak-pernik kemerdekaan tahun ini relatif stabil. Bahkan, sejak awal berjualan, pendapatannya telah mencapai belasan juta rupiah.

"Alhamdulillah kalau penjualan tahun ini masih stabil. Dari awal jualan sampai sekarang sudah dapat belasan juta rupiah," ungkap Masrul.

Masrul menjelaskan, produk yang ditawarkan cukup beragam dengan harga mulai Rp5 ribu hingga Rp450 ribu. Variasi produk tersebut dinilai membantu menarik pembeli dengan kemampuan dan kebutuhan yang berbeda.

"Harganya macam-macam, paling murah Rp5 ribu dan yang paling mahal sekitar Rp450 ribu. Pernak-perniknya juga banyak pilihan," ujarnya.

Perbedaan pendapatan tersebut menunjukkan dinamika perdagangan musiman menjelang HUT ke-81 RI. Di tengah pedagang yang mengeluhkan sepinya pembeli, sebagian lainnya masih mampu memanfaatkan momentum kemerdekaan untuk mendongkrak pendapatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....