Pemko Pekanbaru Masih Evaluasi Kelanjutan Pengelolaan Pasar Bawah

  • 14 Agt 2026 11:49 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih melakukan evaluasi terhadap kelanjutan pengelolaan Pasar Wisata Pasar Bawah. Evaluasi dilakukan seiring belum rampungnya pekerjaan revitalisasi yang telah berlangsung sejak 2023.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, mengatakan pembahasan mengenai pengelolaan dan kelanjutan revitalisasi Pasar Bawah masih dilakukan oleh tim yang melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait.

"Saat ini masih berprogres evaluasi dari tim," kata Zulhelmi Arifin, Jumat 14 Agustus 2026.

Menurutnya, evaluasi tersebut mencakup perkembangan pekerjaan fisik revitalisasi serta langkah yang akan diambil pemerintah terhadap pengelolaan Pasar Bawah ke depan.

Pemko Pekanbaru juga berencana menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak yang berkaitan dengan pengelolaan pasar. Para pedagang akan dilibatkan dalam pembahasan tersebut.

"Seluruh pedagang di Pasar Bawah akan kami undang, kami undang semua nanti. Begitu juga dengan pihak lainnya," terangnya.

Saat ini Pasar Bawah dikelola oleh PT Ali Akbar Sejahtera (AAS). Dalam proses revitalisasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru telah memberikan surat peringatan kepada pihak pengelola terkait penyelesaian pekerjaan.

Pemko Pekanbaru menyatakan akan menilai pemenuhan kewajiban pengelola berdasarkan perjanjian kerja sama yang berlaku sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho juga meninjau langsung kondisi pembangunan di Pasar Bawah. Peninjauan dilakukan setelah pemerintah menerima sejumlah laporan dari masyarakat dan pedagang mengenai perkembangan pekerjaan revitalisasi.

"Kita lihat laporan masyarakat, salah satunya pembangunan yang tidak selesai. Ini sudah tiga bulan lebih mangkrak pembangunannya," kata Agung saat melakukan peninjauan.

Agung mengatakan, berdasarkan perjanjian kerja sama antara Pemko Pekanbaru dan PT Ali Akbar Sejahtera, pekerjaan revitalisasi ditargetkan selesai pada 2025.

Namun, berdasarkan keterangan Pemko Pekanbaru, progres pekerjaan hingga 2026 masih berada di kisaran 60 persen dari keseluruhan pembangunan yang direncanakan.

Pemerintah melalui Disperindag telah memberikan surat peringatan pertama dan kedua kepada pengelola. Pemko juga berencana memanggil pihak pengelola, kontraktor, serta pedagang untuk membahas perkembangan proyek dan kendala yang dihadapi.

Menurut Agung, pemerintah masih akan menempuh tahapan sesuai ketentuan dalam perjanjian kerja sama. Apabila kewajiban tidak dipenuhi setelah proses peringatan dilakukan, Pemko akan mempertimbangkan langkah lanjutan, termasuk evaluasi terhadap kontrak.

"Kalau tidak selesai juga peringatan ketiga ini, kita putus kontrak. Maka akan diaudit," ujar Agung.

Hasil evaluasi nantinya akan menjadi dasar bagi Pemko Pekanbaru dalam menentukan kelanjutan revitalisasi sekaligus pola pengelolaan Pasar Bawah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....