BAZNAS Riau Prioritaskan Bantuan Pendidikan

  • 13 Agt 2026 16:11 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau terus memperkuat penyaluran zakat melalui program pendidikan. Bantuan tersebut menyasar mahasiswa hingga siswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan, termasuk melalui program bantuan tugas akhir, Beasiswa Tuah Riau, dan tebus ijazah.

Dalam program bantuan tugas akhir atau skripsi, BAZNAS Riau memberikan bantuan kepada 1.000 mahasiswa penerima manfaat. Selain itu, sebanyak 120 mahasiswa menerima Beasiswa Tuah Riau jalur afirmasi berupa bantuan biaya SPP selama delapan semester sekaligus biaya hidup.

BAZNAS Riau juga menjalankan program tebus ijazah yang telah memberikan manfaat kepada 297 siswa. Program tersebut menjadi upaya membantu siswa yang masih memiliki kendala administrasi pendidikan sehingga ijazah mereka belum dapat diterima.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, mengatakan sektor pendidikan menjadi program dengan alokasi bantuan terbesar karena dinilai sebagai bentuk pemberdayaan yang paling penting untuk masa depan masyarakat.

"Program yang paling besar dikeluarkan BAZNAS adalah program untuk pendidikan, karena menurut BAZNAS pemberdayaan yang paling penting adalah pendidikan," ujar Masriadi, Kamis 13 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, program tebus ijazah telah berjalan dengan baik sejak diluncurkan. Hingga saat ini, sebanyak 297 ijazah siswa telah ditebus dengan total bantuan mencapai Rp1,6 miliar.

Masriadi berharap bantuan tersebut dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi para penerima manfaat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun menentukan pilihan masa depan setelah memperoleh ijazah.

"Tentu berharap dengan adanya ijazah di tangan anak-anak, kita bisa membantu mereka melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka juga bisa lebih mudah menentukan mau ke mana dan sekolah apa yang akan ditempuh nanti," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Riau atas dukungan yang diberikan kepada para siswa, khususnya dari SMA dan SMK swasta di Riau.

Menurut Erisman, masih terdapat siswa yang ijazahnya tertahan karena persoalan tunggakan pembayaran SPP. Kondisi tersebut cukup membebani siswa dari keluarga kurang mampu karena ijazah diperlukan untuk melanjutkan pendidikan maupun keperluan lainnya.

"Terima kasih kepada BAZNAS Riau yang telah membantu siswa-siswi, khususnya dari SMA dan SMK swasta yang ada di Riau. Banyak siswa dan siswi yang ditahan ijazahnya karena menunggak pembayaran SPP. Alhamdulillah mendapat bantuan dari BAZNAS, apalagi banyak anak-anak kita yang kurang mampu," ungkap Erisman.

Ia berharap sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam bidang pendidikan dapat terus diperkuat agar semakin banyak siswa dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....