DPKP Pekanbaru Catat 142 Kasus Kebakaran, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

  • 31 Jul 2026 11:32 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mencatat ratusan peristiwa kebakaran terjadi sepanjang Januari hingga 27 Juli 2026. Mayoritas insiden berupa kebakaran bangunan, sehingga masyarakat diimbau lebih waspada dan meningkatkan langkah pencegahan, terutama terhadap potensi korsleting listrik.

Berdasarkan data DPKP Kota Pekanbaru, selama periode tersebut terjadi 142 kejadian kebakaran. Rinciannya meliputi 116 kebakaran bangunan, 13 kebakaran lahan, sembilan kebakaran kendaraan, serta empat kali bantuan pemadaman di wilayah perbatasan Kota Pekanbaru.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan tingginya angka kebakaran harus menjadi perhatian bersama. Selain menyebabkan kerugian materi, kejadian tersebut juga mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

"Kami mengimbau warga untuk mewaspadai ancaman, apalagi jumlah kebakaran selama hampir tujuh bulan ini mencapai ratusan kejadian," kata Zarman Candra, Jumat 31 Juli 2026.

Menurutnya, hasil evaluasi di lapangan menunjukkan sebagian besar kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik. Selain itu, beberapa kejadian juga disebabkan oleh kelalaian penggunaan kompor gas yang memicu ledakan dan kebakaran.

"Kondisi ini mesti kita ambil langkah antisipasi, dengan memastikan instalasi listrik beroperasi dengan baik. Jangan lupa mematikan kompor gas," ujarnya.

DPKP juga mengajak masyarakat untuk melakukan upaya pemadaman awal apabila api masih dalam skala kecil dan kondisi memungkinkan. Langkah tersebut dinilai dapat mengurangi risiko kebakaran meluas sebelum petugas tiba di lokasi.

"Kami juga mengajak warga untuk bisa memadamkan api sejak awal, sembari menanti petugas datang ke lokasi kejadian," ungkap Zarman.

Ia menambahkan, masyarakat diharapkan segera melaporkan setiap kejadian kebakaran melalui layanan darurat TRC Pekanbaru Aman 112 agar petugas dapat bergerak cepat melakukan penanganan dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....