Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau: SGW Riau Tangkal IRET dan NVE

  • 29 Jul 2026 21:25 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Indragiri Hilir — Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri memperkuat sinergi pencegahan paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) serta Nihilistic Violent Extremism (NVE) melalui koordinasi bersama Polsek Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, dan Kelurahan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu 29 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Tembilahan Hulu tersebut dihadiri personel Satgaswil Riau, Kapolsek Tembilahan Hulu IPTU Andrianto, Kanit Intel Polsek Tembilahan Hulu, Lurah Tembilahan Hulu, serta perwakilan Kecamatan Tembilahan Hulu.

Koordinasi ini merupakan bagian dari upaya Kolaborasi, Integrasi, dan Sinkronisasi (KIS) antara Densus 88 AT Polri dengan pemerintah daerah dan aparat kewilayahan untuk memperkuat langkah preventif terhadap penyebaran paham IRET dan NVE, khususnya di kalangan generasi muda yang rentan terhadap pengaruh negatif di ruang digital.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak membahas penguatan edukasi, sosialisasi, dan deteksi dini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyebaran paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Kapolsek Tembilahan Hulu IPTU Andrianto menegaskan komitmen jajarannya untuk mendukung program pencegahan yang dilaksanakan secara terpadu bersama seluruh pemangku kepentingan.

"Pencegahan paham IRET dan NVE merupakan tanggung jawab bersama. Kami siap bersinergi dengan Satgaswil Riau serta pemerintah daerah untuk memperkuat edukasi, meningkatkan kewaspadaan masyarakat, dan membangun lingkungan yang aman serta kondusif," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri menekankan pencegahan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang berkesinambungan.

"Melalui koordinasi dan sinergi yang berkelanjutan, diharapkan seluruh stakeholder dapat memperkuat deteksi dini, meningkatkan literasi masyarakat, serta bersama-sama menjaga generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh paham IRET dan NVE," kata perwakilan Satgaswil Riau.

Menurutnya, peningkatan literasi masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam membangun daya tangkal terhadap penyebaran paham intoleransi dan ekstremisme, terutama melalui media digital yang semakin mudah diakses oleh berbagai kalangan.

Melalui kegiatan ini, Satgaswil Riau bersama Polsek, Kecamatan, dan Kelurahan Tembilahan Hulu berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam melaksanakan berbagai langkah preventif guna mewujudkan lingkungan masyarakat yang aman, toleran, dan tangguh terhadap penyebaran paham IRET dan NVE.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....