Waspada Ancaman DBD, Pemcam TPP Akan Gelar PSN dan Sebar Bubuk Abate

  • 29 Jul 2026 08:49 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID,Meranti - Langkah antisipasi kini terus dilakukan Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Tasik Putri Puyu (TPP) dalam meminimalisir potensi peningkatan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pemerintah kecamatan dalam waktu dekat akan menggelar gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serta pembagian bubuk Abate serentak bagi warga. Langkah tersebut perlu guna memutus rantai penyebaran kasus Demam berdarah.
Meski jumlah kasus DBD di Tasik Putri Puyu, tidak terlalu signifikan namun, gerak cepat itu sangat perlu, selain menjadi alarm bagi warga juga memberikan edukasi, bagaimana menjaga lingkungan tetap bersih, tentunya lewat gerakan 3 M PLUS.
"Kita sudah melaksanakan rapat bersama, terkait pelaksanaan PSN dan pembagian bubuk Abate, dengan melibatkan UPT. Puskesmas Bandul, kepala desa, Pustu dan Polindes," ujar Camat Tasik Putri Puyu, Zainal, SE. Selasa, 28 Juli 2026.
Edukasi terkait pemberantasan sarang nyamuk menurut Zainal sangat perlu agar warga nantinya bisa menerapkan hal tersebut di rumah masing-masing. Tidak hanya itu, pembagian bubuk abate.juga menjadi bagian penting yang sangat untuk memberantas perkembang biakan nyamuk Aedes Aegepty.
"Rencananya gerakan Pemberantasan sarang nyamuk akan kita laksanakan Kamis besok, sekaligus pembagian bubuk Abate. Namun untuk jumlah yang dibagikan belum bisa dipastikan berapa," terang Zainal.
Meski belum terlalu signifikan, namun pencegahan sejak awal sangat diperlukan dalam memutus mata rantai peredaran nyamuk demam berdarah. Sejak awal Januari hingga saat ini, tercatat ada dua kasus DBD di kecamatan tersebut.
"Sejak awal tahun sudah ada dua kasus DBD, yakni satu kasus di bulan Mei dan terbaru di bulan Juli 2026," ujar Kepala UPT. Puskesmas Bandul, Ns, Ahmad Daud, AMK., S.Kep.
Ia menuturkan, pihaknya terus berupaya agar tidak ada lagi penambahan kasus DBD. Himbauan PSN serta penerapan 3M Plus terus diedukasi pada warga.
"Untuk pembagian bubuk Abate nantinya akan kita maksimalkan, terutama di beberapa daerah rawan seperti Desa Bandul, Kudap, dan Selat Akar," terangnya.
Kesadaran warga menjadi kunci utama keberhasilan gerakan tersebut. Warga diharapkan rutin menjaga kebersihan lingkungan, memberantas tempat bersarang nyamuk, menabur bubuk Abate di tempat-tempat penampungan air, guna mencegah potensi perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....