Bupati Inhil Tinjau Revitalisasi SDN 005 Pulau Burung

  • 24 Jul 2026 00:35 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Indragiri Hilir - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, meninjau langsung progres revitalisasi SD Negeri 005 Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kamis 23 Juli 2026. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam memastikan pembangunan sektor pendidikan berjalan tepat waktu, sesuai target, serta mampu meningkatkan kualitas sarana belajar bagi peserta didik.

Dalam peninjauan itu, Bupati Herman didampingi Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil, Camat Pulau Burung, Kepala SD Negeri 005 Pulau Burung beserta dewan guru, Humas PT Sambu Group, serta CEO PT RSUP.

Di lokasi, Bupati meninjau kondisi bangunan sekolah yang sedang direvitalisasi sekaligus berdialog dengan pihak sekolah, pelaksana proyek, dan para pemangku kepentingan. Ia juga mendengarkan berbagai masukan terkait kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan yang masih perlu mendapat perhatian pemerintah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, revitalisasi SD Negeri 005 Pulau Burung merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Tahun Anggaran 2026. Program tersebut didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp787.352.153.

Bupati Herman mengatakan terdapat tiga sekolah dasar dan satu sekolah menengah pertama di Kecamatan Pulau Burung yang menerima bantuan revitalisasi, termasuk SD Negeri 005 Pulau Burung. Menurutnya, pencairan dana telah mencapai sekitar 70 persen, sementara pelaksanaan pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan.

"Ada tiga SD dan satu SMP yang menerima bantuan revitalisasi, salah satunya SD Negeri 005 Pulau Burung. Dana sudah masuk sekitar 70 persen. Waktu pelaksanaannya relatif singkat, hanya sekitar tiga bulan, sehingga pekerjaan harus dikelola secara profesional agar selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik," ujar Herman.

Ia menegaskan revitalisasi fasilitas pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan tersedianya gedung sekolah yang lebih layak, proses belajar mengajar diharapkan berlangsung lebih aman, nyaman, dan kondusif sehingga mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Indragiri Hilir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....