Pemko Pekanbaru Susun Program Pembinaan dan Pengawasan Terkait Isu LGBT

  • 12 Jul 2026 19:11 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru menyatakan akan memperkuat langkah pembinaan dan pengawasan terkait isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di wilayahnya. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program yang melibatkan sejumlah pihak, mulai dari edukasi masyarakat hingga koordinasi dengan instansi terkait.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah sebagai bentuk respons terhadap persoalan sosial yang menjadi perhatian pemerintah. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya melalui pengawasan, tetapi juga dengan memberikan pembinaan kepada masyarakat.

Markarius menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan koordinasi bersama berbagai pemangku kepentingan untuk menjalankan program tersebut. Ia menyebut keterlibatan banyak pihak diperlukan agar upaya pencegahan dapat berjalan secara lebih efektif.

“Untuk mempersiapkan langkah-langkah menangani persoalan ini, kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder. Program-program juga sedang berjalan,” ujar Markarius, Minggu 17 Juli 2026.

Selain program pembinaan, Pemko Pekanbaru juga meminta Satpol PP untuk meningkatkan pengawasan terhadap sejumlah lokasi yang dianggap perlu mendapatkan perhatian lebih. Pengawasan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum serta mencegah berbagai aktivitas yang berpotensi melanggar aturan daerah.

Markarius menyampaikan bahwa pemerintah juga memberikan perhatian terhadap isu kesehatan masyarakat, termasuk pencegahan penyebaran HIV/AIDS. Menurutnya, upaya penanganan harus dilakukan melalui kombinasi antara edukasi, pencegahan, serta penegakan aturan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pelaksanaan program pembinaan, Pemko Pekanbaru turut melibatkan tokoh agama dan organisasi dakwah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Penyampaian informasi dilakukan melalui berbagai kegiatan keagamaan, seperti ceramah dan penyampaian materi dalam kegiatan ibadah.

Pemerintah berharap langkah yang dilakukan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai nilai sosial, kesehatan, dan aturan yang berlaku. Melalui kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan berbagai pihak terkait, Pemko Pekanbaru menargetkan terciptanya lingkungan sosial yang lebih tertib dan kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....