Pemprov Riau Buka Program Sertifikasi Ahli K3 Gratis, Kuota 69 Peserta

  • 10 Jul 2026 11:23 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) membuka program pembinaan dan sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum bagi masyarakat. Program ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau sekaligus upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia kerja.

Kepala Disnakertrans Provinsi Riau, Roni Rakhmat, mengatakan program tersebut menyediakan kuota bagi 69 peserta, yang dipilih sebagai simbol usia ke-69 Provinsi Riau. Peserta berasal dari unsur masyarakat maupun pelaku usaha yang memenuhi persyaratan administrasi.

"Program ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor industri. Melalui pembekalan regulasi dan teknis K3, kami ingin mendukung terciptanya budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif sekaligus menekan angka kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja," kata Roni Rakhmat, Kamis 9 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pendaftaran dibuka secara daring mulai 10 hingga 25 Juli 2026. Selanjutnya, proses seleksi administrasi berlangsung pada 26 sampai 31 Juli, sementara pengumuman peserta yang dinyatakan lolos dijadwalkan pada 1 Agustus 2026. Seluruh rangkaian pembinaan akan dilaksanakan sepanjang Agustus melalui kelas daring.

Menurut Roni, seluruh biaya pelatihan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Riau sehingga peserta tidak dipungut biaya pembinaan. Namun, peserta tetap diwajibkan membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang digunakan untuk pengurusan sertifikat, evaluator SKP, dan penerbitan SKP sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2023.

"Pelatihan ini kami gratiskan agar semakin banyak masyarakat memiliki kompetensi di bidang K3. Peserta hanya membayar PNBP sesuai aturan yang berlaku untuk proses sertifikasi resmi dari pemerintah," ujarnya.

Untuk mengikuti program tersebut, calon peserta minimal berpendidikan Diploma III (D3) dari seluruh jurusan. Berkas yang harus dilengkapi meliputi ijazah, KTP, curriculum vitae, pasfoto terbaru, surat keterangan sehat, serta dokumen pendukung lainnya. Selama pelatihan berlangsung, peserta juga diwajibkan memiliki perangkat laptop atau komputer dan telepon pintar berbasis Android.

"Ujian akhir akan dilaksanakan secara tatap muka di lokasi yang telah ditentukan. Karena kuotanya terbatas, kami memprioritaskan pendaftar tercepat dengan dokumen yang lengkap serta menerapkan ketentuan satu peserta untuk satu perusahaan. Informasi dan pendaftaran dapat diakses melalui QR Code yang tersedia di akun Instagram resmi @nakertransriau," kata Roni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....