Program RATAKAN Bekali 500 Siswa SMKN 3 Pekanbaru Tangkal IRET
- 07 Jul 2026 20:05 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru – Sebanyak 500 peserta didik baru SMKN 3 Pekanbaru mendapatkan pembekalan mengenai pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) melalui Program RATAKAN (Riau Tangkal Ancaman dan Kembangkan Nilai Kebangsaan) yang digelar Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa 7 Juli 2026.
Mengusung tema "Sekolah Damai Tanpa Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET)", kegiatan ini bertujuan memperkuat karakter kebangsaan generasi muda sekaligus meningkatkan literasi digital agar para pelajar mampu menggunakan media sosial secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab.
Dalam sosialisasi tersebut, Satgaswil Riau menjelaskan perkembangan teknologi digital juga dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menyebarkan paham IRET melalui media sosial, gim daring, maupun berbagai konten digital yang menyasar kalangan remaja. Karena itu, para siswa dibekali kemampuan mengenali ciri-ciri penyebaran paham tersebut, menyaring informasi, serta tidak mudah terpengaruh narasi provokatif yang berpotensi memecah persatuan bangsa.

Antusiasme para peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Ratusan siswa aktif mengikuti diskusi, menjawab pertanyaan, dan menyampaikan pandangan mengenai pentingnya menjaga kerukunan serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan damai.
Program RATAKAN juga menjadi bagian dari upaya preventif Satgaswil Riau dalam memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan untuk membangun karakter pelajar yang toleran, cinta tanah air, berwawasan kebangsaan, dan tangguh menghadapi propaganda ekstremisme, baik di ruang digital maupun dalam kehidupan sehari-hari.
"Generasi muda merupakan garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa. Karena itu, pelajar harus memiliki kemampuan berpikir kritis, bijak dalam menggunakan media sosial, serta berani menolak setiap bentuk penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme," ujar perwakilan Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri.
Melalui kegiatan ini, Satgaswil Riau berharap para pelajar tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat, mampu mendeteksi sejak dini potensi penyebaran paham IRET, serta menjadi pelopor terciptanya lingkungan sekolah yang harmonis, toleran, dan damai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....