TPID Riau Kembali Gelar Operasi Pasar Murah
- 24 Jun 2026 17:48 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat melalui pelaksanaan operasi pasar murah. Kegiatan yang digelar secara rutin oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama PT Riau Pangan Bertuah itu kembali menyasar Kabupaten Rokan Hulu dan Kota Pekanbaru dalam tiga hari ke depan.
Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah menjadi salah satu langkah pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mengendalikan inflasi daerah.
"Pagi ini operasi pasar murah dilaksanakan di halaman Kantor Camat Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, mulai pukul 09.00 WIB," ujar Tetty, Rabu 24 Juni 2026.
Setelah pelaksanaan di Rokan Hulu, kegiatan serupa akan dilanjutkan di Kota Pekanbaru pada dua lokasi berbeda. Operasi pasar murah dijadwalkan berlangsung pada 25 Juni 2026 di halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim, dan 26 Juni 2026 di halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai.
Menurut Tetty, terdapat perbedaan harga sejumlah komoditas antara operasi pasar murah di Rokan Hulu dan Pekanbaru. Hal tersebut disebabkan adanya subsidi dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu sehingga beberapa kebutuhan pokok dapat dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Untuk Kabupaten Rokan Hulu terdapat subsidi dari pemerintah daerah sehingga harga sejumlah komoditas menjadi lebih murah dan dapat dijual di bawah HET," ungkapnya.
Berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, telur ayam, bawang putih hingga cabai. Komoditas tersebut dijual dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar guna meringankan beban masyarakat.
Sementara di Kota Pekanbaru, masyarakat juga dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok seperti beras SPHP, gula pasir, minyak goreng kemasan, garam konsumsi, dan telur dengan harga yang telah ditetapkan panitia penyelenggara.
Tetty berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut dengan baik dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan selama pelaksanaan operasi pasar murah.
"Kami berharap masyarakat dapat mengantre dengan tertib dan membawa kantong belanja dari rumah untuk mengurangi penggunaan kantong plastik," katanya.
Melalui kegiatan ini, Pemprov Riau berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang terjangkau, serta inflasi daerah dapat terus dikendalikan menjelang pertengahan tahun 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....