Maraknya Media Abal-abal, AMI Desak Penguatan Penegakan Hukum Pers
- 24 Jun 2026 16:36 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Aliansi Media Indonesia (AMI) menggelar Milad ke-4 tahun 2026 pada Rabu 24 Juni 2026 dengan tema penguatan peran penegak hukum sebagai garda terdepan dalam memberantas penyalahgunaan profesi pers.
Ketua Umum AMI, Ismail Sarlata, menegaskan bahwa perkembangan media digital saat ini perlu diimbangi dengan pengawasan yang lebih tegas terhadap praktik-praktik yang menyimpang, termasuk keberadaan media yang tidak berbadan hukum serta penggunaan nama pihak lain secara tidak bertanggung jawab.
Ia menilai, fenomena tersebut tidak hanya merugikan individu yang dicatut, tetapi juga berpotensi menurunkan marwah profesi jurnalis secara keseluruhan. Karena itu, ia menekankan pentingnya peran aparat penegak hukum dalam menjaga integritas dunia pers.
“Ini bagian dari tanggung jawab kita untuk menjaga marwah pers. Banyak media yang mencatut nama orang sehingga orang lain menjadi korban. Penegakan hukum harus hadir dalam situasi seperti ini,” ujarnya dalam kegiatan Milad AMI ke-4.
Ismail juga menegaskan bahwa kemerdekaan pers tidak boleh disalahartikan sebagai kebebasan tanpa batas, melainkan harus tetap berada dalam koridor etika, hukum, dan tanggung jawab sosial.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, menyampaikan bahwa penegakan hukum dan dunia pers harus berjalan seiring dalam menciptakan ruang informasi yang sehat, akurat, dan bertanggung jawab.
Ia menekankan pentingnya penerapan kode etik jurnalistik dalam setiap aktivitas pemberitaan agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap memenuhi unsur kebenaran, kecepatan, dan ketepatan.
“Berita itu harus cepat, tepat, dan akurat. Dengan adanya kode etik jurnalistik, kita memastikan informasi yang disampaikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Kegiatan Milad AMI ke-4 ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara organisasi media, insan pers, dan aparat penegak hukum dalam upaya menekan penyalahgunaan profesi pers serta meningkatkan kualitas ekosistem informasi di era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....