Tim SAR Temukan Bocah Tenggelam di Dermaga TPI Purnama

  • 24 Jun 2026 12:49 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Dumai - Tim SAR gabungan menemukan Nurfazira, korban yang dilaporkan terjatuh dan tenggelam di perairan sekitar Dermaga TPI Purnama, Kota Dumai. Bocah berusia enam tahun ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu 24 Juni 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan korban ditemukan setelah melakukan pencarian intensif selama dua hari.

"Korban berhasil ditemukan pada hari kedua operasi pencarian sekitar 13 meter dari lokasi kejadian awal. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju RSUD Dumai untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Budi Cahyadi.

Peristiwa tersebut bermula pada saat Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru menerima laporan dari Hendra, petugas KKP Dumai, Selasa 23 Juni 2026. Laporan itu mengenai seorang anak yang terjatuh ke perairan di sekitar Dermaga TPI Purnama.

“Berdasarkan informasi yang diterima, korban saat itu berjalan di area dermaga bersama tiga orang saudaranya. Diduga korban kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke laut. Arus yang cukup kuat menyebabkan korban hanyut dan tenggelam,” jelasnya.

Upaya pencarian awal oleh nelayan dan masyarakat setempat belum membuahkan hasil. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Dumai yang terdiri dari lima personel segera diberangkatkan ke lokasi kejadian.

“Tim kemudian berkoordinasi dengan unsur terkait dan melaksanakan pencarian di sekitar lokasi. Pada hari pertama operasi, tim melakukan penyelaman hingga kedalaman sekitar empat meter di sekitar lokasi kejadian. Namun, korban belum berhasil ditemukan,” ujarnya.

Memasuki hari kedua operasi, tim gabungan melakukan briefing dan evaluasi sebelum melanjutkan pencarian dengan metode penyisiran permukaan dan penyelaman.

“Area pencarian mencakup sekitar 0,038 nautical mile persegi dengan fokus pada sejumlah titik yang telah ditentukan berdasarkan analisis arus dan lokasi kejadian,” bebernya.

Budi Cahyadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat yang turut membantu proses pencarian.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, nelayan, dan masyarakat yang telah bersinergi dalam operasi pencarian ini. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kami usulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....