Peminat SPMB 2026/2027 Terkonsentrasi di Kota Besar
- 23 Jun 2026 08:18 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Provinsi Riau menunjukkan adanya perbedaan tingkat minat yang cukup signifikan antarwilayah. Sejumlah daerah mengalami lonjakan pendaftar yang melampaui kapasitas sekolah, sementara daerah lainnya masih memiliki daya tampung yang belum terisi secara optimal.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengatakan berdasarkan data terbaru, Kota Pekanbaru menjadi wilayah dengan jumlah peminat tertinggi. Dari total kuota 11.611 kursi yang tersedia, sebanyak 13.872 akun telah diaktivasi dan 13.340 calon murid sudah menentukan pilihan sekolah. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya persaingan untuk masuk ke SMA dan SMK Negeri di ibu kota provinsi.
Selain Pekanbaru, Kota Dumai juga mengalami kondisi serupa. Jumlah pendaftar di daerah tersebut mencapai 4.569 peserta, sementara kuota yang tersedia hanya 4.037 kursi. Tingginya jumlah pendaftar yang melampaui kapasitas sekolah menandakan masih kuatnya konsentrasi minat masyarakat pada sejumlah sekolah tertentu di wilayah perkotaan.
Sementara itu, beberapa kabupaten justru masih memiliki kuota yang relatif longgar dibandingkan jumlah pendaftar. Kabupaten Kampar yang memiliki kuota terbesar sebanyak 13.170 kursi tercatat baru diikuti 9.642 pendaftar aktif. Kondisi serupa juga terjadi di Bengkalis dengan 8.675 pendaftar dari kuota 11.884 kursi, serta Rokan Hulu yang mencatat 6.687 pendaftar dari kapasitas 10.337 kursi.
Di wilayah lainnya, Kabupaten Siak mencatat 6.105 pendaftar dari kuota 9.191 kursi, Rokan Hilir sebanyak 6.943 pendaftar dari 8.355 kursi, dan Indragiri Hilir 5.396 pendaftar dari kuota 7.730 kursi. Sementara Pelalawan memiliki 5.018 pendaftar dari kuota 6.891 kursi, Indragiri Hulu 6.368 pendaftar dari 6.982 kursi, serta Kuantan Singingi sebanyak 4.717 pendaftar dari daya tampung 6.861 kursi.
Adapun Kabupaten Kepulauan Meranti mencatat jumlah pendaftar paling sedikit, yakni 1.679 peserta dari kuota 2.547 kursi. Data tersebut menunjukkan masih terdapat sejumlah daerah yang memiliki kapasitas penerimaan cukup besar namun belum dimanfaatkan secara maksimal oleh calon murid.
Menurut Erisman, ketidakseimbangan sebaran pendaftar ini menjadi perhatian Disdik Riau. Pasalnya, tingginya minat pada sekolah-sekolah favorit berpotensi menyebabkan sekolah lain, termasuk di Kota Pekanbaru, belum dapat memenuhi seluruh kuota yang tersedia setelah tahapan daftar ulang selesai dilaksanakan.
"Pemusatan pilihan pada beberapa sekolah tertentu masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan SPMB tahun ini. Karena itu, kami terus mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan pilihan sekolah secara lebih merata sesuai dengan daya tampung yang tersedia," ujar Erisman Senin 22 juni 2026.
Disdik Riau akan terus memantau perkembangan proses penerimaan hingga tahapan daftar ulang berakhir guna memastikan seluruh kuota pendidikan di SMA dan SMK Negeri dapat terisi secara optimal serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon murid di Provinsi Riau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....