BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah Riau

  • 19 Jun 2026 10:50 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID , Pekanbaru - Masyarakat di sejumlah daerah di Provinsi Riau diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi sepanjang Jumat 19 Juni 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur beberapa wilayah dan dapat disertai petir serta angin kencang.

Forecaster BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, menjelaskan bahwa kondisi cuaca pada pagi hari umumnya didominasi udara kabur hingga cerah berawan. Namun, berdasarkan hasil pemantauan radar cuaca, hujan ringan telah terdeteksi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis sejak pagi.

“Pada pagi hari cuaca umumnya cerah berawan hingga udara kabur. Sementara hujan ringan terpantau terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis,” kata Bella.

Memasuki siang hari, aktivitas hujan diprakirakan mulai meningkat dan meluas ke sejumlah daerah. Wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang meliputi Kabupaten Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.

Menurut Bella, potensi hujan akan semakin meluas pada sore hingga malam hari. Sebagian besar wilayah Riau diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas bervariasi, sementara pada dini hari hujan masih berpeluang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, serta Kota Dumai.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait kemungkinan terjadinya hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut diprakirakan terjadi di beberapa wilayah seperti Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Rokan Hulu, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, serta Kota Dumai.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari,” ujarnya.

Dari sisi parameter meteorologi, suhu udara di Riau diperkirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan antara 10 hingga 30 kilometer per jam.

Sementara itu, kondisi perairan di wilayah Riau secara umum masih tergolong aman. BMKG memperkirakan tinggi gelombang laut berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori rendah sehingga aktivitas pelayaran masih dapat berlangsung dengan normal.

Selain memantau kondisi cuaca, BMKG juga mencatat perkembangan titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera. Berdasarkan data terbaru, terdapat 52 titik panas yang terdeteksi di berbagai provinsi. Untuk Riau sendiri, hanya ditemukan satu titik panas yang berada di wilayah Kota Dumai.

Meski jumlah hotspot di Riau masih relatif rendah, masyarakat tetap diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi meningkat saat cuaca kembali panas setelah hujan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....