Pemprov Riau Percepat Layanan Cek Kesehatan Gratis Masyarakat

  • 19 Jun 2026 10:49 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat upaya peningkatan layanan kesehatan masyarakat melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program yang menjadi salah satu langkah strategis dalam deteksi dini penyakit tersebut kini semakin diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor di Kota Pekanbaru.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan bahwa pelaksanaan CKG di Pekanbaru menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 84 ribu warga telah memanfaatkan layanan tersebut atau sekitar 12,5 persen dari total sasaran yang ditetapkan.

“Alhamdulillah, capaian Kota Pekanbaru terus mengalami peningkatan. Saat ini Pekanbaru sudah berada di peringkat ketiga tertinggi di Provinsi Riau dalam pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis,” kata Zulkifli saat menerima kunjungan jajaran Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dalam rapat koordinasi percepatan CKG, Kamis 18 Juni 2026.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari kerja sama yang terjalin antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota. Untuk memperluas jangkauan layanan, Dinas Kesehatan Provinsi Riau berencana menggandeng berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi kesehatan, rumah sakit, klinik, perusahaan, hingga dunia pendidikan.

“Percepatan program ini tidak bisa dilakukan sendiri. Karena itu kami akan melibatkan lebih banyak pihak agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan pemeriksaan kesehatan gratis,” ujarnya.

Selain membahas strategi peningkatan cakupan layanan, pertemuan tersebut juga mengevaluasi sejumlah kendala yang masih dihadapi di lapangan. Salah satunya terkait integrasi data sekolah ke dalam aplikasi ASIK yang digunakan untuk pelaporan program CKG.

“Masih ada sekitar 111 sekolah yang belum terintegrasi ke aplikasi ASIK. Hal ini tentu berdampak terhadap pelaporan dan capaian program. Kami berharap kendala tersebut dapat segera diselesaikan sehingga data yang masuk semakin lengkap dan akurat,” ungkap Zulkifli.

Ia menegaskan bahwa manfaat program CKG tidak hanya sebatas pemeriksaan kesehatan rutin, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memetakan kondisi kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Data yang terkumpul akan membantu pemerintah dalam menentukan kebutuhan obat, bahan habis pakai kesehatan, hingga perencanaan tindak lanjut pelayanan kesehatan.

“Semakin banyak masyarakat yang melakukan pemeriksaan kesehatan, maka semakin mudah pula kita mengidentifikasi masalah kesehatan sejak dini. Dengan begitu penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudy, menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Riau dalam mendorong percepatan program tersebut.

“Kami mendapatkan banyak masukan dan dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan cakupan layanan CKG di seluruh wilayah Kota Pekanbaru,” ujar Dedy.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya turut menghadirkan kepala puskesmas yang memiliki capaian rendah dalam rapat koordinasi tersebut. Langkah itu dilakukan agar masing-masing puskesmas dapat berbagi pengalaman dan menemukan solusi untuk meningkatkan pelayanan di wilayah kerjanya.

“Melalui evaluasi bersama ini, kami berharap seluruh puskesmas dapat memperbaiki strategi pelaksanaan program sehingga capaian ke depan semakin baik,” ungkapnya.

Dedy menambahkan, pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat penting untuk mendeteksi penyakit sejak tahap awal. Dengan penanganan yang lebih cepat, risiko penyakit berkembang menjadi lebih serius dapat diminimalkan sekaligus mengurangi beban biaya pengobatan masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis di fasilitas kesehatan terdekat. Semakin dini penyakit diketahui, semakin besar peluang untuk ditangani dengan baik,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....