Pekanbaru Percepat Capaian CKG, 84 Ribu Warga Sudah Terlayani Cek Kesehatan Gratis
- 19 Jun 2026 08:51 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan terus mendorong peningkatan cakupan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya penguatan layanan kesehatan preventif di masyarakat. Program ini diperkuat melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Riau guna mempercepat jangkauan layanan di seluruh wilayah kota.
Dari hasil pemantauan terkini, Kota Pekanbaru menunjukkan capaian yang cukup positif dalam pelaksanaan program tersebut. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Pekanbaru saat ini berada di posisi ketiga tertinggi di tingkat provinsi dalam implementasi CKG.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, menyampaikan bahwa hingga saat ini sekitar 84 ribu warga telah memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis, atau setara dengan 12,5 persen dari target sasaran. Ia menilai capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam layanan kesehatan dasar.
“Jumlah masyarakat yang telah mengakses layanan Cek Kesehatan Gratis di Kota Pekanbaru mencapai sekitar 84 ribu jiwa atau sekitar 12,5 persen dari target sasaran. Ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan,” ujar Zulkifli, Kamis 18 Juni 2026.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa percepatan program ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, mulai dari perguruan tinggi kesehatan, rumah sakit, klinik, dunia usaha, hingga sektor swasta di Kota Pekanbaru. Langkah ini diharapkan mampu memperluas cakupan layanan secara lebih optimal.
Namun demikian, Zulkifli menyoroti masih adanya tantangan dalam pendataan, terutama terkait 111 sekolah yang belum terintegrasi ke dalam aplikasi Sistem Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK). Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi akurasi pelaporan capaian program di lapangan.
Ia menegaskan bahwa data yang dihasilkan dari program CKG memiliki peran penting dalam pemetaan kondisi kesehatan masyarakat, termasuk untuk menentukan kebutuhan obat-obatan dan bahan habis pakai (BHP) di fasilitas pelayanan kesehatan.
“Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat agar kebutuhan layanan kesehatan masyarakat dapat dipetakan lebih akurat dan tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudy, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau untuk meningkatkan capaian program tersebut. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap puskesmas dengan capaian rendah agar dapat meningkatkan kinerja layanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....