Anggaran Mandek, DPRD Pekanbaru Tagih Janji Dinas PUPR Benahi Jalan
- 09 Jun 2026 11:04 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerataan infrastruktur di kawasan pinggiran Kota Pekanbaru kembali memicu sorotan tajam. Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pekanbaru, Zulkardi, mempertanyakan komitmen Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terkait lambannya realisasi perbaikan Jalan Sri Palas, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat.
Sorotan ini mencuat lantaran proyek perbaikan jalur tersebut sebenarnya sudah masuk dalam porsi perencanaan pemerintah. Namun, hingga pertengahan tahun ini, alat berat tak kunjung turun ke lapangan.
Pertanyakan Eksekusi Anggaran 2025 Zulkardi menyoroti adanya ketidaksesuaian antara perencanaan di atas kertas dan realisasi fisik. Ia mengungkapkan bahwa program pengaspalan ulang (overlay) untuk Jalan Sri Palas seharusnya sudah dieksekusi mengingat plot anggarannya telah disahkan.
"Setahu saya, pada tahun 2025 Jalan Sri Palas ini sudah masuk dalam anggaran. Namun kami belum mengetahui kendala apa yang menyebabkan perbaikan belum terlaksana. Nantinya hal ini akan kami pertanyakan saat hearing bersama Dinas PUPR Kota Pekanbaru," tegas Zulkardi, Senin 8 Juni 2026.
Politisi ini mengingatkan Pemko Pekanbaru agar tidak mengabaikan kawasan yang jauh dari pusat kota. Pasalnya, kerusakan yang telah dibiarkan terbengkalai selama puluhan tahun ini menyangkut keselamatan nyawa. Ia mencatat sudah banyak warga yang menjadi korban kecelakaan di jalur tersebut, termasuk ibu hamil.
"Kami meminta Pemko Pekanbaru segera memperhatikan daerah-daerah terpencil seperti Jalan Sri Palas. Kondisi jalannya sudah sangat memprihatinkan dan sering menyebabkan kecelakaan," tegasnya.
Akses Vital Warga Terhambat Desakan untuk segera memulai pengerjaan fisik juga disuarakan kuat oleh warga setempat. Ketua RW Kelurahan Agrowisata, Andre, menyatakan bahwa jalan tersebut adalah urat nadi utama bagi mobilitas ekonomi dan pendidikan warga, yang secara langsung menghubungkan Kelurahan Palas dan Agrowisata.
"Kami sebagai pengurus lingkungan di Kelurahan Agrowisata sangat prihatin dengan kondisi Jalan Sri Palas yang sudah rusak parah. Jalan ini menjadi akses penting bagi anak-anak sekolah dan masyarakat," ungkap Andre.
Lebih lanjut, Andre menyebutkan bahwa warga sudah kehabisan kesabaran dan terus mendesak pemerintah melalui perwakilan mereka di legislatif. Keluhan ini secara konsisten selalu mereka sampaikan setiap kali ada kunjungan kerja anggota dewan.
"Kami sudah sering menyampaikan persoalan Jalan Sri Palas ini kepada Pak Dewan Zulkardi, karena beliau selama ini aktif turun langsung ke wilayah kami saat reses dan mendengar aspirasi masyarakat," tambahnya.
Kini, legislatif dan masyarakat menanti langkah konkret dari Pemko Pekanbaru. Zulkardi mendesak Dinas PUPR untuk segera memprioritaskan pengerjaan overlay Jalan Sri Palas agar hak masyarakat untuk mendapatkan infrastruktur yang aman dan layak segera terpenuhi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....