Riau Bebas Hotspot, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir
- 09 Jun 2026 08:51 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Provinsi Riau kembali mencatatkan kondisi positif dalam pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan tidak ada titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Riau hingga Selasa 9 Juni 2026 pagi.
Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Deby C, mengatakan hasil pemantauan terbaru menunjukkan wilayah Riau masih bebas dari hotspot.
“Untuk wilayah Riau, hasil pemantauan hingga pukul 23.00 WIB menunjukkan nihil hotspot,” kata Deby.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap mewaspadai perubahan cuaca yang berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari. BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang terjadi di sejumlah daerah.
Menurut Deby, pada pagi hari kondisi cuaca di Riau umumnya didominasi udara kabur hingga cerah berawan. Sementara hujan ringan hingga sedang terpantau terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, dan Kota Dumai.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan diprakirakan turun di Kabupaten Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, serta Kota Dumai dan Pekanbaru.
“Pada malam hari hujan ringan masih berpeluang terjadi di wilayah Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir. Sedangkan pada dini hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir,” ujarnya.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah. Hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi pada sore hari.
“Kondisi tersebut berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, serta Kota Dumai dan Kota Pekanbaru,” ungkap Deby.
Untuk kondisi cuaca secara umum, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 36 kilometer per jam.
Sementara itu, kondisi perairan Riau masih tergolong aman untuk aktivitas pelayaran.
“Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah,” katanya.
Di tingkat regional, jumlah hotspot di Pulau Sumatera tercatat sebanyak 78 titik. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 47 titik. Disusul Aceh sebanyak 13 titik, Sumatera Utara dan Lampung masing-masing enam titik, Bengkulu empat titik, serta Jambi dua titik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....