Walikota Pekanbaru Minta Pegawai Giat Turun ke Lapangan
- 08 Jun 2026 09:51 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyoroti adanya kecenderungan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat yang dinilai masih pasif dan lebih memilih bekerja dari dalam ruangan. Fenomena ini memicu perhatian serius dari kepala daerah yang menginginkan adanya perubahan pola kerja di lingkungan pemerintahan kota.
Ia menginstruksikan jajaran birokrasi untuk segera mengubah kebiasaan tersebut dengan lebih rajin melihat langsung kondisi riil di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan pegawai di lapangan sangat krusial untuk memahami dinamika serta persoalan aktual yang sedang dihadapi oleh warga Pekanbaru.
"Saya melihat masih ada pegawai yang kurang aktif turun ke lapangan. Padahal, sebagai pelayan masyarakat, kita harus memahami langsung kondisi yang dihadapi warga," kata Wali Kota Agung pada Minggu 7 Juni 2026.
Terkait hal itu, Agung meminta Plh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Syamsuwir, untuk terus menanamkan kesadaran kepada seluruh pegawai mengenai asal-usul penghasilan mereka. Ia mengingatkan bahwa upah bulanan serta fasilitas yang dinikmati oleh para abdi negara bersumber langsung dari kontribusi pajak masyarakat.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tanggung jawab aparatur daerah tidak melulu seputar urusan birokrasi dan administrasi di atas kertas. Pelayanan publik yang sejati juga mencakup kepekaan terhadap kondisi fasilitas umum, pengelolaan kebersihan lingkungan, serta pemenuhan berbagai kebutuhan mendasar warga.
Secara khusus, instruksi ini ditujukan kepada para camat dan lurah agar benar-benar memetakan serta menguasai wilayah tugasnya tanpa ada yang terlewat. Agung juga menegaskan bahwa jenjang karier dan pengisian jabatan di Pemko Pekanbaru murni didasarkan pada aspek kompetensi serta rekam jejak kinerja, bukan karena kedekatan personal.
Selain pembenahan etos kerja aparatur, sektor pengelolaan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan besar di Kota Pekanbaru turut menjadi agenda yang wajib dikawal. Seluruh jajaran instansi diminta memberikan atensi penuh agar persoalan kebersihan lingkungan ini dapat segera teratasi dengan optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....