BNPB Tambah Helikopter Water Bombing, Kekuatan Karhutla Riau Diperkuat

  • 05 Jun 2026 20:37 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau kembali diperkuat menyusul kedatangan satu unit helikopter water bombing tambahan yang dikirim oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Helikopter tersebut tiba di Pekanbaru pada Kamis 4 Juni 2026 setelah diterbangkan dari Subang, Malaysia. Armada yang dikirim merupakan helikopter tipe Sikorsky S-61A dengan nomor registrasi N5193Y.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Ghafur, mengatakan penambahan armada ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat dalam menjaga kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi karhutla yang mulai meningkat seiring masuknya musim kemarau.

“Dari pemerintah pusat melalui BNPB telah datang satu unit helikopter water bombing tambahan. Hari ini sudah tiba di Pekanbaru dari Subang, Malaysia,” ujarnya, Jumat 5 Jumat 2026.

Dengan kedatangan helikopter tersebut, kekuatan pemadaman udara di Riau kembali diperkuat. Saat ini terdapat dua unit helikopter water bombing yang siap beroperasi, serta satu unit helikopter patroli yang digunakan untuk pemantauan titik panas di wilayah rawan kebakaran.

Jim menjelaskan, sebelumnya Riau memiliki dua unit helikopter water bombing aktif, namun satu unit saat ini diperbantukan ke Provinsi Aceh untuk mendukung penanganan karhutla di daerah tersebut. Untuk menjaga kekuatan operasi di Riau, BNPB langsung mengirimkan armada pengganti.

“Satu helikopter yang sebelumnya di Riau sedang diperbantukan ke Aceh. Karena itu BNPB mengirimkan pengganti agar kekuatan pemadaman tetap terjaga,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan armada udara di Riau masih akan bertambah. Saat ini, dua unit helikopter water bombing lainnya masih dalam proses mobilisasi dari Australia menuju Indonesia.

“Masih ada dua helikopter tambahan yang sedang dalam perjalanan dari Australia,” jelasnya.

Menurut BPBD Riau, keberadaan helikopter water bombing sangat penting dalam mempercepat penanganan titik api, terutama di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Armada udara tersebut dapat langsung menjatuhkan air ke lokasi kebakaran sehingga membantu mempercepat pemadaman.

Selain untuk pemadaman, helikopter juga difungsikan untuk patroli udara dan pemantauan titik panas sebagai bagian dari sistem deteksi dini karhutla di Riau.

BPBD Riau menilai dukungan BNPB menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tahun ini. Dengan tambahan armada tersebut, diharapkan respons terhadap munculnya titik api dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

“Kami terus meningkatkan kesiapsiagaan agar penanganan kebakaran bisa dilakukan lebih cepat dan tidak meluas,” ujar Jim.

Di sisi lain, BPBD Riau kembali mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan titik api di lingkungan sekitar guna mencegah meluasnya kebakaran.



Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....