DPRD Riau Tekankan Transparansi Penuh pada Penerimaan Siswa Baru

  • 05 Jun 2026 10:48 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Peringatan keras ditekankan oleh jajaran legislatif Provinsi Riau dalam menyambut pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK tahun ini. Praktik curang berupa penyisipan calon siswa melalui jalur tidak resmi ke sekolah-sekolah negeri diminta untuk segera dihentikan secara total.

Wakil Ketua DPRD Riau, Budiman Lubis, menegaskan bahwa integritas dunia pendidikan harus dijaga sejak tahapan seleksi masuk. Ia mewanti-wanti seluruh pihak agar tidak lagi mencoba mencari celah manipulasi yang dapat mencederai hak-hak para calon siswa yang mengikuti prosedur secara jujur.

Penegasan tersebut mencuat usai prosesi penandatanganan Pakta Integritas SPMB yang melibatkan Pemerintah Provinsi Riau serta jajaran Forkopimda pada Kamis lalu. Budiman menyatakan bahwa komitmen bersama ini menjadi landasan kuat untuk menutup rapat segala bentuk intervensi dalam proses penerimaan.

"Kami sangat berharap komitmen ini berjalan sesuai rencana. Prinsip transparansi, objektivitas, keadilan, serta akuntabilitas harus dijunjung tinggi tanpa adanya diskriminasi sedikit pun dalam pelaksanaan seleksi," tegas Budiman Lubis pada Kamis 4 Juni 2026.

Menurutnya, dokumen pakta integritas yang telah disepakati memiliki beban moral yang besar bagi seluruh panitia penyelenggara. Budiman mengingatkan agar pakta tersebut tidak hanya berakhir sebagai seremonial di atas kertas, namun harus benar-benar diimplementasikan secara konsisten di lapangan.

Budiman juga mengajak para orang tua untuk lebih percaya diri dalam mengikuti jalur resmi yang telah disediakan pemerintah secara komprehensif. Saat ini, sistem seleksi telah mengakomodasi berbagai kebutuhan melalui jalur prestasi, afirmasi bagi warga kurang mampu, zonasi domisili, hingga jalur mutasi.

"Semua sudah diatur dan diakomodasi dalam regulasi. Jika anak berprestasi atau dari keluarga kurang mampu, gunakan jalur yang tersedia. Begitu juga bagi yang tinggal di dekat sekolah, jalur domisili sudah disiapkan. Silakan ikuti aturan dan jangan lagi mengandalkan jalur belakang," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....