Pelatih Cabor Datangi KONI dan Dispora Riau, Tagih Kejelasan Sisa Bonus PON XXI
- 02 Jun 2026 17:13 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Sejumlah pelatih cabang olahraga (cabor) di Riau mendatangi Kantor KONI Riau, Selasa 2 Juni 2026, untuk mempertanyakan kejelasan pembayaran sisa bonus Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 yang hingga kini belum tuntas.
Kedatangan para pelatih tersebut dipicu belum adanya kepastian terkait pencairan bonus tahap kedua bagi atlet dan pelatih berprestasi. Mereka juga menyoroti pernyataan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau, Yurnalis Basri, yang sebelumnya menyebut bonus PON bukan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
Pelatih senior senam Riau, Ahmad Marcos, mengaku kecewa karena persoalan bonus yang menjadi hak atlet dan pelatih belum juga terselesaikan setelah hampir dua tahun.
"Hari ini kami datang ke KONI Riau untuk kembali mempertanyakan kejelasan pembayaran bonus PON tahap kedua. Kami juga menyayangkan adanya pernyataan yang menyebut bonus PON bukan tanggung jawab Pemprov Riau," kata Marcos.
| Baca juga: Edi Basri Rangkul Cabor se-Riau Bersatu |
Menurutnya, Riau menjadi satu-satunya provinsi yang hingga kini belum menuntaskan pembayaran bonus bagi insan olahraga yang berprestasi pada PON XXI Aceh-Sumut 2024.
"Sudah dua tahun persoalan ini belum selesai. Kami malu karena provinsi lain yang kemampuan PAD-nya di bawah Riau justru sudah menyelesaikan seluruh pembayaran bonus atlet dan pelatih mereka," ujarnya.
Di Kantor KONI Riau, para pelatih diterima Wakil Ketua I KONI Riau Khairul Fahmi dan Sekretaris Umum KONI Riau Edy Satria. Dalam pertemuan tersebut, KONI mengaku memiliki harapan yang sama agar bonus segera dibayarkan.
"Kami memahami kegelisahan atlet dan pelatih karena harapan kami juga sama. Usulan anggaran untuk pembayaran bonus sudah kami sampaikan. Namun hingga saat ini belum ada informasi resmi dari Dispora terkait kapan pencairannya dilakukan," kata Edy Satria.
Ia menambahkan, usulan pembayaran bonus tersebut diyakini telah diteruskan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk diproses lebih lanjut.
Usai berdialog dengan pengurus KONI, para pelatih melanjutkan langkah mereka ke Kantor Dispora Riau untuk bertemu langsung dengan Kadispora Riau, Yurnalis Basri.
Dalam pertemuan tersebut, pelatih senior angkat berat Riau, Deriswan, meminta pemerintah memberikan kepastian mengenai pembayaran sisa bonus sebesar 55 persen yang belum diterima atlet dan pelatih.
"Kami datang untuk meminta kejelasan kapan pembayaran bonus PON ini diselesaikan. Sudah hampir dua tahun berlalu dan hingga kini belum ada kepastian. Kami ingin mendengar langsung penjelasan dari Pak Kadispora," kata Deriswan.
Menanggapi tuntutan tersebut, Kadispora Riau Yurnalis Basri menyatakan pemerintah daerah sebenarnya telah mengalokasikan anggaran untuk penyelesaian bonus PON. Namun kondisi keuangan daerah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan proses pembayaran belum dapat direalisasikan.
"Saya mengapresiasi kedatangan para pelatih dan pengurus cabang olahraga. Pada prinsipnya pemerintah memiliki komitmen untuk menyelesaikan persoalan ini. Namun Dispora tidak bisa mengambil keputusan sendiri karena harus berkoordinasi dengan Sekdaprov terkait kondisi dan ketersediaan anggaran," ungkap Yurnalis.
Ia berjanji akan segera membahas persoalan tersebut bersama Sekretaris Daerah Provinsi Riau agar diperoleh kepastian mengenai mekanisme dan waktu pembayaran.
"Saya akan menyampaikan aspirasi teman-teman pelatih kepada Sekdaprov. Setelah ada hasil koordinasi, informasi tersebut akan kami sampaikan kepada KONI dan seluruh pihak terkait," ujarnya.
Meski persoalan bonus belum tuntas, Yurnalis berharap para atlet dan pelatih tetap menjaga semangat untuk terus mengharumkan nama Riau di berbagai ajang olahraga.
"Saya berharap atlet dan pelatih tetap fokus berlatih dan terus berjuang membawa nama baik Riau di tingkat daerah, nasional maupun internasional. Pemerintah tetap menghargai perjuangan dan prestasi yang telah diberikan untuk daerah ini," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....