DPRD Pekanbaru Nilai Penataan Kabel Optik Pekanbaru Dinilai Belum Optimal
- 02 Jun 2026 11:04 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Langkah Pemerintah Kota Pekanbaru bersama APJATEL Riau dalam merapikan bentangan kabel fiber optik (FO) di Jalan Ronggowarsito mendapat respons kritis dari pihak legislatif. Meski didukung, upaya tersebut dianggap masih bersifat kosmetik karena hanya sekadar mengikat kabel yang menjuntai, bukannya memindahkan jaringan ke bawah tanah sesuai rencana tata kota modern.
Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Robin Eduar menegaskan penertiban semestinya tidak dilakukan setengah hati. Ia mendesak otoritas terkait untuk segera memulai proyek infrastruktur jangka panjang guna mengakhiri kesemrawutan kabel udara yang selama ini merusak estetika dan membahayakan keselamatan warga.
"Penertiban ini seharusnya sudah dilakukan sejak lama, sebelum kondisi serumit sekarang. Namun, yang kita butuhkan saat ini bukan sekadar merapikan ikatan, melainkan solusi permanen melalui penanaman jaringan ke bawah tanah," ujar Robin Eduar, Senin 1 Juni 2026.
Politisi PDI Perjuangan ini menilai, keberadaan kabel bawah tanah jauh lebih unggul dari sisi keamanan dan kemudahan pengawasan. Jika Pemko hanya fokus pada penataan kabel udara tanpa percepatan sistem utilitas terpadu, maka persoalan kabel semrawut akan terus berulang di masa depan.
"Kalau cuma diikat, itu bukan solusi tuntas. Sebentar lagi pasti akan berantakan lagi. Pembangunan jalur bawah tanah harus jadi prioritas utama agar tata kota kita benar-benar bersih dan aman," tambahnya.
Ia pun meminta Pemko Pekanbaru segera menyusun peta jalan konkret bersama para operator penyedia layanan internet untuk merealisasikan migrasi infrastruktur tersebut.
Di sisi lain, Kepala Diskominfotiksan Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, menjelaskan operasi di Jalan Ronggowarsito merupakan langkah awal dari rangkaian penertiban di titik-titik krusial. Tim gabungan yang melibatkan Satpol PP dan APJATEL Riau difokuskan untuk menekan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan akibat kabel yang melandai.
Setelah kawasan ini rampung, sasaran penertiban selanjutnya akan menyasar wilayah dengan tingkat kepadatan kabel tinggi lainnya, seperti Jalan Lobak, Jalan Delima, hingga Jalan Paus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....