Cuaca Riau Relatif Kondusif, Delapan Hotspot Terpantau

  • 30 Mei 2026 11:12 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Riau pada Sabtu 30 Mei 2026 diprakirakan berlangsung relatif kondusif. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memperkirakan cuaca didominasi cerah berawan hingga berawan, meski hujan ringan masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah.

Forecaster BMKG Pekanbaru, Deby C, mengatakan pada pagi hari hujan ringan hingga sedang terpantau terjadi di beberapa wilayah pesisir timur Riau. Kondisi tersebut berdasarkan hasil pemantauan citra radar cuaca BMKG.

“Berdasarkan pengamatan citra radar cuaca BMKG terpantau hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Bengkalis,” kata Deby.

Memasuki siang hari, cuaca di sebagian besar wilayah Riau diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Sementara pada sore hari, potensi hujan ringan diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan. Adapun pada malam hingga dini hari, cuaca umumnya berawan dengan peluang hujan ringan di wilayah Kota Pekanbaru dan sekitarnya.

BMKG memastikan tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Riau. Dengan demikian, aktivitas masyarakat baik di darat maupun perairan dapat berlangsung normal dengan tetap memperhatikan perkembangan cuaca terkini.

“Untuk hari ini nihil peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau,” ujarnya.

Deby menjelaskan suhu udara di Riau diperkirakan berkisar antara 23 hingga 35 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 55 hingga 99 persen. Sementara angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer per jam.

Di sektor maritim, BMKG memprediksi tinggi gelombang di perairan Riau berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah. Kondisi tersebut dinilai cukup aman untuk aktivitas pelayaran dan nelayan tradisional.

Selain memantau cuaca, BMKG juga mencatat keberadaan delapan titik panas (hotspot) di Provinsi Riau. Titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Pelalawan sebanyak empat titik, Kabupaten Rokan Hilir tiga titik, dan Kabupaten Kuantan Singingi satu titik.

“Total titik panas di Provinsi Riau terpantau sebanyak delapan titik yang tersebar di Kabupaten Rokan Hilir, Kuantan Singingi dan Pelalawan,” ungkap Deby.

Meski jumlah hotspot di Riau masih tergolong rendah dibandingkan sejumlah provinsi lain di Sumatera, masyarakat tetap diminta untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....