Pemprov Riau Dukung Perjuangan Daerah Istimewa dalam Bingkai NKRI

  • 21 Mei 2026 09:15 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyatakan dukungannya terhadap perjuangan mewujudkan Daerah Istimewa Riau (DIR) yang dinilai tetap mengedepankan nilai budaya Melayu, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur saat menghadiri majelis zikir memperingati setahun Maklumat Mewujudkan Daerah Istimewa Riau di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau, Rabu malam 20 Mei 2026.

Menurutnya, perjuangan yang dilakukan LAMR menunjukkan komitmen menjaga marwah budaya Melayu tanpa meninggalkan semangat persatuan bangsa.

“Pemprov Riau mengapresiasi perjuangan yang dilakukan secara sejuk, bermarwah dan tetap berada dalam bingkai NKRI,” ujarnya.

Ia menilai, langkah yang ditempuh melalui pendekatan budaya dan adat menjadi contoh bahwa aspirasi daerah dapat diperjuangkan secara damai dan konstruktif.

Zulkifli juga berharap nilai-nilai adat Melayu terus menjadi pedoman dalam pembangunan daerah sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat Riau.

Kegiatan majelis zikir tersebut diawali salat Isya berjamaah dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Tausiah disampaikan Ketua Dunia Melayu Dunia Islam Riau, Masrul Kasmy, sementara zikir dipandu Datuk Kamarrudin Abdul Gafar.

Turut hadir Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau, Marjohan Yusuf dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR, Taufik Ikram Jamil bersama unsur Forkopimda dan sejumlah organisasi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Taufik Ikram Jamil yang juga menjabat Ketua Badan Pekerja Perwujudan Daerah Istimewa Riau menegaskan bahwa perjuangan DIR bukan bertujuan memisahkan diri dari Indonesia.

“DIR adalah upaya mempertegas kontribusi Melayu Riau untuk Indonesia,” katanya.

Ia menyebut Riau memiliki landasan sejarah dan konstitusional yang kuat untuk memperoleh status keistimewaan, termasuk kontribusi besar Melayu dalam perkembangan bahasa Indonesia dan perjalanan bangsa sejak awal kemerdekaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....