Selamatkan Jalan: DPRD Pekanbaru Tuntut Eksekusi Cepat Dana Banjir Rp100 Miliar

  • 18 Mei 2026 08:08 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Investasi bernilai fantastis yang telah digelontorkan untuk memuluskan jalanan di Kota Pekanbaru kini berada di ujung tanduk. Ancaman genangan air yang tak kunjung usai berpotensi meluluhlantakkan aspal-aspal baru. Merespons situasi kritis ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat menuntut Pemerintah Kota (Pemko) segera mengeksekusi strategi pengendalian tata air secara frontal demi menyelamatkan aset infrastruktur.

Fokus utama para wakil rakyat tertuju pada dana jumbo yang telah disiapkan khusus untuk tahun anggaran 2026. Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Rois, mengingatkan pihak eksekutif bahwa tahun ini adalah momen krusial untuk membuktikan komitmen perang melawan banjir. Kas daerah telah menyediakan amunisi finansial yang sangat besar, melampaui Rp100 miliar, untuk menuntaskan akar masalah genangan.

"Orientasi utama tata kota di tahun 2026 ini mutlak pada pemberantasan titik-titik banjir. Mengingat alokasi dananya sudah menembus ratusan miliar, eksekusinya tidak boleh ditunda. Harus ada gebrakan cepat yang memprioritaskan kawasan-kawasan zona merah langganan air," ujar Rois, Sabtu 16 Mei 2026.

Rois menyoroti efek domino yang sangat merugikan jika revitalisasi sistem drainase berjalan lamban atau tidak sinkron dengan proyek perbaikan jalan. Menurutnya, air adalah musuh alami konstruksi aspal. Pembiaran terhadap sistem saluran air yang mampet sama saja dengan membuang sia-sia hasil pekerjaan pelapisan ulang (overlay) jalan yang telah susah payah dikebut sepanjang tahun 2025 lalu.

"Miris rasanya membayangkan jalanan yang baru saja dicetak mulus harus kembali hancur, terkelupas, dan keriting hanya karena dibiarkan terendam air berhari-hari. Ini adalah bentuk kerugian aset yang sangat disayangkan dan tidak boleh dibiarkan," paparnya mengkritik lambannya sinkronisasi proyek di lapangan.

Lebih jauh, ia memberikan peringatan keras mengenai potensi jebakan siklus pemborosan anggaran. Apabila hulu persoalan banjir ini luput diselesaikan secara komprehensif, Pemko Pekanbaru dipastikan akan kembali membakar uang untuk menambal ruas jalan yang sama di masa mendatang.

"Dampaknya sangat fatal. Rencana kita untuk memperluas jangkauan aspal ke wilayah baru bisa gagal total karena dananya justru tersedot untuk memperbaiki jalan rusak akibat genangan. Oleh sebab itu, maksimalkan seluruh dana pengendali air yang ada dan kerjakan sekarang juga," pungkas Rois menutup instruksinya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....