Rapor Setahun DPRD Riau: Citra Sumardany Naik Signifikan
- 18 Mei 2026 07:45 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Lebih dari setahun pasca-pesta demokrasi 2024 berlalu, publik kini mulai menagih bukti nyata dari para wakil rakyat yang duduk di DPRD Provinsi Riau. Evaluasi kinerja pada tahun pertama ini menjadi momen krusial untuk mengukur sejauh mana janji politik telah direalisasikan kepada masyarakat. Khusus di daerah pemilihan (Dapil) Kota Pekanbaru, dinamika yang terekam justru memperlihatkan pergeseran opini publik yang sangat menarik untuk dibedah.
Menangkap fenomena tersebut, Lembaga Survei Opini Rakyat (LSOR) baru-baru ini turun gelanggang untuk melakukan riset lapangan secara komprehensif. Pengumpulan data jajak pendapat ini dilaksanakan dalam rentang waktu yang cukup intensif, yakni mulai dari 24 April hingga 16 Mei 2026. Penarikan sampel menjangkau 15 kecamatan yang tersebar di seluruh penjuru Kota Pekanbaru, dengan melibatkan sebanyak 290 responden yang memiliki hak pilih.
Demi menjaga objektivitas dan keakuratan potret suara masyarakat, LSOR menerapkan metodologi yang sangat ketat terkait demografi partisipan. Komposisi responden sengaja dirancang seimbang secara proporsional antara pemilih laki-laki dan perempuan. Pendekatan ini diterapkan agar hasil akhir survei benar-benar merepresentasikan suara riil seluruh lapisan warga tanpa adanya bias gender.
Akademisi Universitas Riau yang juga bertindak sebagai Ketua LSOR, Adlin, memaparkan bahwa riset ini didesain bukan sekadar sebagai deretan angka statistik belaka. Menurutnya, tujuan utama dari jajak pendapat ini adalah sebagai instrumen valid untuk membaca sekaligus mengevaluasi persepsi masyarakat di akar rumput. Hal ini pada dasarnya menjadi semacam "rapor" bagi para legislator setelah mengemban mandat politik mereka selama lebih dari dua belas bulan terakhir.
“Melalui data yang kami himpun, survei ini secara gamblang mendeskripsikan bagaimana warga Kota Pekanbaru menilai rekam jejak, kinerja, dan citra anggota DPRD Provinsi Riau. Ini adalah bentuk nyata dari pengawasan publik setelah para wakil rakyat tersebut menjalankan amanahnya,” ujar Adlin pada Minggu 17 Mei 2026.
Dari sekian banyak nama yang dievaluasi, hasil survei menyingkap sebuah kejutan besar terkait meroketnya popularitas salah satu anggota dewan, yakni Sumardany. Figur politik ini sukses mencuri perhatian publik dengan mencatatkan tingkat penerimaan dan citra positif sebesar 11,38 persen. Pencapaian ini merupakan sebuah lompatan yang sangat drastis jika dikomparasikan dengan posisinya pada bulan April 2025 silam, yang saat itu hanya mampu meraup simpati di kisaran 4 persen saja.
Peningkatan reputasi positif yang nyaris menyentuh angka tiga kali lipat ini dinilai bukanlah sebuah kebetulan semata. Adlin menganalisis bahwa lonjakan fantastis tersebut merupakan indikator kuat bahwa aksi, dedikasi, dan kehadiran Sumardany di daerah pemilihannya benar-benar diakui oleh masyarakat luas. Tidak heran jika tren kepuasan publik terhadap Sumardany ini dinobatkan sebagai salah satu temuan politik paling menonjol dan fenomenal sepanjang tahun 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....