Pemkot Pekanbaru Intensifkan Pengerukan Sungai dan Drainase Antisipasi Hujan
- 17 Mei 2026 10:23 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tumpukan sedimen di dasar saluran air kini menjadi target utama dalam operasi sterilisasi jalur pembuangan di Kota Pekanbaru. Langkah taktis ini diambil guna memastikan seluruh sistem pembuangan air perkotaan tetap berfungsi optimal di tengah ancaman anomali cuaca.
Manajemen penanggulangan risiko ini mengharuskan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memperluas skala prioritas kerja mereka di lapangan. Pembersihan kini tidak lagi menyasar parit kecil di permukiman, melainkan merambah ke area anak sungai hingga jalur sungai utama yang membelah kota.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengungkapkan bahwa pemeliharaan berkala merupakan instrumen wajib untuk menjaga daya tampung infrastruktur penunjang agar tetap berfungsi.
“Kami terus lakukan normalisasi, termasuk perawatan-perawatan drainase,” jelasnya, Sabtu 16 Mei 2026.
Salah satu titik krusial yang mendapat penanganan intensif adalah saluran utama di koridor Jalan Labersa, Kecamatan Bukit Raya. Di lokasi tersebut, ketebalan lumpur di dasar parit terpaksa dikupas menggunakan ekskavator demi mengembalikan volume tampung air secara drastis.
Upaya pengerukan masif ini menjadi sangat mendesak mengingat tingginya curah hujan sempat menguji ketahanan tata ruang kota dalam beberapa hari terakhir. Sumbatan sedimen lama diidentifikasi sebagai pemicu utama sempat meluapnya air ke sejumlah kawasan.
Kendati demikian, intervensi dini lewat pembersihan parit diklaim berhasil memangkas durasi genangan secara signifikan. Aliran air yang sempat naik ke permukaan jalan dilaporkan dapat langsung dialirkan ke hilir dan menyusut dengan cepat berkat jalur yang mulai terbuka.
“Tapi surutnya tidak berhari-hari, tidak banjir dalam artian berhari-hari,” kata Agung.
Evaluasi ini menjadi indikator bahwa percepatan pengerukan parit dan sungai efektif meminimalisir risiko kelumpuhan aktivitas kota akibat banjir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....